UPDATE

NASIONAL

Tragedi Berdarah di Sungai Apit Siak: Seorang Polisi Tega Habisi bu Kandungnya

BANDA ACEH  – Seorang pensiunan guru berinisial FH, 64, tewas dengan sejumlah luka tusuk

Dia ditemukan di dalam rumahnya di Jalan Gajahmada, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau, pada Selasa (27/10) subuh.

Pelaku pembunuhan tersebut ternyata adalah anak kandungnya sendiri yang merupakan seorang anggota Polri yang berinisial WP, 37.

Peristiwa kelam ini sontak mengejutkan warga sekitar. Kepolisian Resor Siak bergerak cepat mengamankan pelaku tak lama setelah jasad korban ditemukan oleh warga yang curiga dengan gerak-gerik pelaku.

Dikutip dari Riau Pos (Jawa⁷Pos Group), kasus pembunuhan ini pertama kali terungkap berkat kecurigaan seorang saksi bernama Afrina Ramayana Daulay.

Sekitar pukul 06.30 WIB, saksi melihat terduga pelaku keluar dari rumah korban.

Kepada warga, WP sempat melontarkan kalimat janggal bahwa ibunya sedang tidur dengan nyaman sebelum akhirnya kabur meninggalkan lokasi.

Pelaku sempat mendatangi tetangga untuk meminta uang tunai dan meminta diantarkan ke kawasan Pasar Sungai Apit dengan tergesa-gesa.

Rasa curiga yang semakin besar membuat para tetangga memutuskan untuk memeriksa kondisi di dalam rumah korban.

Setelah mendobrak pintu yang terkunci, saksi mendapati Farida Hanum sudah tergeletak tak bernyawa dalam kondisi telungkup di atas kasur ruang televisi dengan ceceran darah di sekitar tubuhnya.

Penangkapan Cepat oleh Pihak Kepolisian

Warga setempat langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sungai Apit. Berbekal laporan cepat dan informasi dari seorang sopir travel, tim kepolisian berhasil melacak keberadaan WP di sekitar Jalan Hang Tuah, Kelurahan Sungai Apit, sekitar pukul 07.30 WIB.

“Tak perlu waktu lama bagi kami untuk membekuk terduga pelaku,” ujar Kasat Reskrim AKP Dr Raja Kosmos dikutip Rabu (28/10).

Dari lokasi kejadian, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa sebilah pisau bergaris darah dengan gagang hijau, sebilah pisau lipat bernoda darah, tas ransel, tas tangan, serta perhiasan milik korban berupa gelang dan sepasang anting emas. Saat ini, jenazah korban telah diautopsi dan barang bukti dikirim ke Laboratorium Forensik (Labfor).

Pelaku Jalani Rawat Jalan Psikis

Pihak kepolisian memastikan bahwa pelaku WP merupakan anggota Polri yang berdinas di Biddokkes Polda Riau. 

Berdasarkan keterangan penyidik, pelaku saat ini tengah menjalani rawat jalan akibat kondisi psikisnya yang terganggu.

“Benar, tersangka dinas di Biddokkes Polda Riau dan sedang menjalani rawat jalan atas kondisi psikisnya,” tegas Kasat Kosmos.

Hal senada juga diungkapkan oleh paman korban sekaligus Kabid SMP Dinas Pendidikan Siak, Herman.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.