Dokumen itu juga menyebutkan bahwa ancaman drone-yang telah memainkan peran kunci dalam perang Ukraina-diperkirakan akan terus meningkat. Selain itu, terdapat risiko peluncuran rudal balistik dari Korea Utara dan Iran, serta dari aktor non-negara.
Rusia dan China telah mengkritik tajam rencana Golden Dome, menyebutnya sebagai program yang ‘sangat mengganggu stabilitas’ dan berpotensi menjadikan luar angkasa sebagai ‘medan perang’.
Dalam sebuah pernyataan resmi yang diterbitkan Kremlin setelah pertemuan bilateral, Moskow menegaskan bahwa proyek ini ‘secara eksplisit menyediakan penguatan signifikan atas persenjataan untuk operasi tempur di ruang angkasa’.
Di sisi lain, AS menegaskan bahwa pihaknya telah mengumpulkan pengalaman nyata dalam menghadapi serangan misil dan drone dalam beberapa tahun terakhir.
Di Ukraina, sistem pertahanan AS telah digunakan untuk menghadapi rudal canggih Rusia. Di Timur Tengah, pesawat dan kapal perang AS membantu mempertahankan Israel dari serangan Iran tahun lalu, dan telah berulang kali menembak jatuh misil serta drone yang diluncurkan oleh milisi Houthi yang didukung Iran di Yaman terhadap kapal-kapal di Laut Merah.



















































































































Komentar Terbaru