Hanif mengatakan penanganan yang dilakukan sama seperti peristiwa cemaran zat radioaktif pada 2019 lalu di Tangerang Selatan. Saat itu, ada cemaran radioaktif yang ditemukan di salah satu perumahan.
“Kita me-refer pengalaman yang dilakukan oleh temen-temen Gegana, BRIN, dan Bapeten pada saat penanganan 2019 di Batan Indah, jadi ini pernah terjadi di Batan Indah dan hari ini di Cikande, kita selesaikan sebaik-baiknya,” katanya.
Daerah yang tercemar zat radioaktif disebut ada di tujuh titik. Lokasi itu diberi tanda khusus agar tak ada aktivitas warga sekitar.
“Sudah dikasih tanda-tanda selama ini kan sudah dilokalisir nanti akan cek kesehatan semua, tapi nanti akan kita bicarakan semuanya,” katanya.































































































Beri Komentar