UPDATE

EROPAINTERNASIONAL

Takut Diserang Duluan, Netanyahu Minta Tolong Putin Sampaikan Pesan ke Iran

Adapun di Tepi Barat, belakangan Israel meningkatkan serangan dan perluasan pendudukan, sebagai upaya untuk menganeksasi wilayah Palestina itu yang sudah mereka duduki sejak 1967. Lebih dari 1.000 warga Palestina di Tepi Barat meninggal terbunuh sejak pecah perang di Gaza pada Oktober 2023.

Penasihat untuk Komandan IRGC, Hossein Taeb mengatkan bahwa setelah AS dan Israal telah gagal di medan perang secara militer, mereka kini mencoba cara lewat sebuah perang halus dan masalah keamanan nasional. Berbicara di perayaan pengingatkan 6 tahun gugurnya Jenderal Solemani, di Tabriz pada Ahad (4/1/2026), Taeb mengatakan bahwa rezim Israel dan Washington saat ini sedang melancarkan perang secara halus setelah aksi militer gagal.

“Amerika dan rezim Zionis telah mengubah strategi mereka dengan sebuah perang halus dan keamanan setelah gagal di medan perang,” kata Taeb dikutip Mehr News.

Dia menekankan, bahwa musuh akan juga akan kalah di medan perang halus, karena bangsa Iran selalu bersama dalam front kebenaran. “Sejarah dari revolusi dan perlawanan telah menunjukkan bahwa para komandan yang setia dan mujahidin berdiri tegak di medan perang milier dan perang halus,” kata Taeb.

“Amerika Serikat tidak tertarik dalam konfrontasi langsung dan menginginkan pergantian generasi di kawasan, sementara rezim Zionis ngotot untuk mengambil aksi militer sesegera mungkin. Namun demikian, persatuan dan ketangguhan dari bangsa Iran akan mencegah musuh mendapatkan tujuannya.”

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.