UPDATE

LINGKUNGAN
LINGKUNGAN

KLH Apresiasi Pengelolaan Sampah TPS-3R Gampong Ateuk Cut Aceh Besar

Setiap hari, puluhan kilogram sampah berhasil diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat. Sampah organik diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik seperti plastik dan kertas dipilah untuk didaur ulang atau dijual kembali.

“Kesadaran masyarakat terus meningkat. Warga tidak hanya membuang sampah, tetapi juga mulai memilah dan berpartisipasi dalam menjaga lingkungan,” ujar Nurdin.

Ia menambahkan, pengelolaan TPS-3R turut didukung partisipasi lintas gampong. Dari 18 gampong di Kecamatan Simpang Tiga, sebanyak 16 gampong ikut berkontribusi melalui iuran bulanan. Bahkan, beberapa gampong di luar kecamatan juga ikut berpartisipasi.

Dari pengelolaan tersebut, pada tahun 2025 TPS-3R Ateuk Cut mencatat keuntungan sebesar Rp25 juta. Dana itu kemudian dimanfaatkan untuk kegiatan sosial masyarakat, seperti pembelian sirup dan daging Meugang bagi warga.

“Ini bukti bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memberi manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain TPS-3R Ateuk Cut, tim Kementerian Lingkungan Hidup juga mengunjungi PDU Blang Krueng Kecamatan Darussalam, pengolahan kompos TPS-3R Gampong Leu Ue Kecamatan Darul Imarah, serta Bank Sampah Basagemil Lampuuk.

Dengan semangat gotong royong dan meningkatnya kesadaran lingkungan, TPS-3R Gampong Ateuk Cut kini menjadi contoh pengelolaan sampah berbasis komunitas yang mendorong terciptanya lingkungan bersih sekaligus ekonomi masyarakat yang lebih mandiri. []

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.