UPDATE

LINGKUNGAN
LINGKUNGAN

KLH Apresiasi Pengelolaan Sampah TPS-3R Gampong Ateuk Cut Aceh Besar

BANDA ACEH – Komitmen pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kabupaten Aceh Besar kembali mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Tim Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menilai Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R) Gampong Ateuk Cut, Kecamatan Simpang Tiga, sebagai salah satu model pengelolaan sampah yang efektif, berkelanjutan, serta memberikan dampak langsung bagi lingkungan dan ekonomi warga.

Tim KLH, Indah bersama Vina, menyampaikan kunjungan mereka ke Aceh Besar merupakan bagian dari pemantauan langsung terhadap fasilitas pengelolaan sampah di daerah. Dari hasil peninjauan, TPS-3R Ateuk Cut dinilai telah memiliki sarana dan sistem pengelolaan yang memadai.

“Fasilitas di sini sudah cukup lengkap, termasuk sudah ada mesin pencacah dan mesin press. Pengelolaannya juga sudah berjalan dengan baik oleh tim TPS-3R bersama BUMG binaan Dinas Lingkungan Hidup Aceh Besar,” ujar Indah saat meninjau TPS-3R Gampong Ateuk Cut, Rabu (8/4/2026).

Indah menjelaskan, pengelolaan sampah berbasis sumber seperti di TPS-3R diharapkan terus diperkuat agar mampu mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Kami berharap ke depan tidak ada lagi sampah yang langsung masuk ke TPA, karena semuanya sudah terkelola di tingkat sumber,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, tim Kementerian yang terbagi dalam 11 kelompok juga melakukan pemetaan terhadap kondisi fasilitas TPS-3R di berbagai kabupaten/kota di Aceh. Hasil evaluasi itu akan menjadi dasar program revitalisasi maupun peningkatan fasilitas pengelolaan sampah.

“Kami ditugaskan untuk melihat apakah fasilitas masih berjalan optimal. Ini akan menjadi bahan evaluasi untuk kemungkinan revitalisasi atau peningkatan pengelolaan ke depan,” ujar Indah.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Aceh Besar, Mulyadi, yang turut mendampingi kunjungan tersebut, mengatakan keberadaan TPS-3R tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Hasil pengolahan sampah seperti kompos serta material daur ulang menjadi sumber pendapatan baru yang turut meningkatkan kesejahteraan warga. Pemerintah daerah pun mengapresiasi TPS-3R Ateuk Cut sebagai model pengelolaan sampah yang layak direplikasi di gampong lainnya.

“Sinergi antara Kementerian, DLH Aceh Besar, dan BUMG menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang efektif, ramah lingkungan, dan berdaya guna di tingkat desa,” kata Mulyadi.

Di tingkat gampong, Keuchik Ateuk Cut, Nurdin, yang juga pembina pengelola TPS-3R Bina Usaha, menyebut fasilitas tersebut telah menunjukkan perkembangan signifikan sejak mulai beroperasi pada 2023.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.