UPDATE

OPINI
OPINI

Anies Baswedan Tak Pernah Kelihatan

0leh:Tony Rosyid

   

Anies Baswedan kemana, kok gak pernah kelihatan? Pertanyaan ini sering muncul di berbagai WAG dan medsos lainnya. Bahkan di tengah obrolan kafe, sejumlah orang seringkali melontarkan pertanyaan yang sama: kemana Anies Baswedan?

Di sisi lain, sejumlah orang yang ingin silaturahmi mengeluh karena belum mendapatkan waktu longgar dari Anies. 

Ternyata, di tengah senyapnya pemberitaan, Anies Baswedan masih punya kesibukan yang cukup padat. 

Sesekali di medsos muncul Anies sedang di Inggris, di Australia, di Singapura. Sesekali di UGM dan sejumlah universitas di Indonesia.

Ternyata Anies Baswedan, tokoh yang hari ini, 7 Mei 2026 genap berusia 57 tahun ini masih sangat sibuk. Terutama di kampus-kampus, baik luar negeri maupun dalam negeri. 

Belum lagi kesibukannya di Partai Gerakan Rakyat. Partai yang membutuhkan kehadiran sosok Anies untuk melakukan konsolidasi. Tentu dengan cara senyap.

Ketika membaca hasil survei Median di bulan januari lalu, posisi elektabilitas Anies berada di nomor dua setelah Presiden Prabowo Subianto. Prabowo 26,8 persen, Anies Baswedan 19,9 persen. Selisihnya hanya 6,9 persen.

Dari survei ini kita membaca satu hal bahwa rakyat masih merindukan Anies untuk berkontribusi terhadap bangsa ini. 

Ini wajar mengingat track record Anies memimpin Jakarta selama lima tahun. 

Wajah metropolitan Jakarta berubah cukup signifikan. Jakarta menjadi kota yang sangat moderen dengan tata ruang yang tidak kalah dalam bersaing dengan kota-kota besar di dunia. 

Transportasi super murah, nyaman dan terkoneksi satu dengan yang lain. MRT, LRT, KRL dan Busway terkoneksi. Bahkan angkutan umum nyama karena ber-AC dan gratis.

DKI punya Jakarta International Stadium (JIS), lapangan bola kelas internasional dengan teknologi buka-tutup atapnya yang jarang dimiliki oleh negara lain. 

Ajang Formula E juga ada di Indonesia sejak era Anies. Ruang publik yang nyaman di ibu kota semakin banyak di era Anies.

Anies diakui punya kemampuan mendesain Jakarta dengan modernisasi kota, public service yang menjadi prioritas dan stabilitas ekonomi kota. Sebagai pemimpin, Anies cukup berhasil menjadi dirigen yang mampu menggerakkan bawahan bekerja sesuai visi dan misinya. 

Terencana kinerjanya dengan pendampingan para tekonokrat di tim TGUPP dan terukur hasilnya. 

Lahirnya tim TGUPP era Anies diikuti di kemudian hari oleh sejumlah kepala daerah di wilayah lain. 

Seorang pemimpin dianggap hebat jika ia mampu menggerakkan bawahannya bekerja untuk visi dan misinya. Anies memiliki itu. 

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.