UPDATE

ACEH
ACEH

Tutup TMMD Ke-128 di Aceh Tamiang, Pangdam IM Tegaskan Kemanunggalan TNI-Rakyat untuk Bangun Desa

BANDA ACEH — Kodim 0117/Aceh Tamiang resmi menutup pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-128 Tahun Anggaran 2026.

Penutupan dilakukan oleh Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., dalam upacara di Lapangan SMP Negeri 7 Karang Baru, Desa Sulum, Kecamatan Sekerak, Kamis (21/5/2026).

Upacara penutupan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, menandai berakhirnya program TMMD yang telah berjalan selama satu bulan terakhir melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Danrem 011/Lilawangsa, Bupati Aceh Tamiang, Ketua DPRK Aceh Tamiang, unsur Forkopimda, TNI-Polri, serta masyarakat dan pelajar setempat.

Dalam amanatnya, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo menyampaikan bahwa TMMD Ke-128 dilaksanakan secara serentak di tiga wilayah, yakni Kodim 0117/Aceh Tamiang, Kodim 0104/Aceh Timur, dan Kodim 0110/Aceh Barat Daya.

Ia menegaskan bahwa TMMD merupakan bagian dari Operasi Bhakti TNI yang bersifat lintas sektoral dengan melibatkan kementerian, pemerintah daerah, Polri, hingga masyarakat.

“Pada hakikatnya, kegiatan TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, gotong royong, dan nasionalisme masyarakat,” ujarnya.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menyasar kegiatan nonfisik seperti pembinaan wawasan kebangsaan, bela negara, dan penguatan karakter masyarakat sebagai bagian dari penguatan ketahanan wilayah.

Program TMMD Ke-128 tahun ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, yang menegaskan pentingnya kolaborasi dalam pemerataan pembangunan hingga ke pelosok.

Selama pelaksanaan, berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan, mulai dari pembangunan infrastruktur desa, fasilitas umum, hingga sarana yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pangdam IM juga mengingatkan agar semangat gotong royong yang terbangun selama TMMD dapat terus dipertahankan meskipun program telah resmi ditutup.

“Dengan berakhirnya TMMD Ke-128 ini, saya berharap seluruh masyarakat bersama TNI terus menjaga semangat kebersamaan untuk membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera,” katanya.

Usai upacara, Pangdam IM bersama rombongan meninjau hasil pembangunan TMMD serta menyerahkan bantuan secara simbolis berupa sumur bor, fasilitas MCK, dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada warga penerima manfaat.

Bantuan tersebut disambut antusias oleh masyarakat karena dinilai memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup di pedesaan. Program TMMD Ke-128 diharapkan terus memberikan efek berkelanjutan bagi pembangunan di Aceh Tamiang. []

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.