UPDATE

Salam.life
NASIONAL
NASIONAL

JK dan Panda Nababan Buka Fakta Relasi Politik dengan Jokowi, Sejak Awal Memang Tak Harmonis?

Selain itu, Erizal turut menyinggung pernyataan konsultan politik Muhammad Qodari yang sebelumnya menyebut target awal Jokowi sebagai calon wakil presiden bukan JK, melainkan Abraham Samad. Hal itu, menurutnya, juga pernah diakui Abraham Samad bahwa pihak Jokowi sempat meminta dirinya menjadi pendamping.

Di bagian akhir, Erizal menilai sikap JK dalam podcast tersebut memperlihatkan ketidakpuasan tidak hanya terhadap Jokowi, tetapi juga terhadap kondisi politik dan ekonomi saat ini di bawah pemerintahan Prabowo Subianto.

“JK terlihat sekali tidak sreg dengan Jokowi, tapi juga dengan situasi politik dan ekonomi saat ini di bawah kepemimpinan Prabowo,” kata Erizal.

Menurutnya, JK menilai iklim politik saat ini tidak lagi jernih. Kritik kepada pemerintah dianggap sebagai sikap anti-pemerintah, sementara diam juga dipandang salah.

Erizal juga menyoroti pandangan JK terkait pernyataan Presiden Prabowo mengenai “pengusaha-pengusaha nakal”. Meski tidak disampaikan secara langsung, JK dinilai kurang sejalan dengan pendekatan tersebut.

“Pengusaha-pengusaha nakal itu harusnya dibina, bukan dibinasakan. Kira-kira begitu pandangan JK,” ujar Erizal.

Ia pun menilai masih terdapat dinamika politik yang belum sepenuhnya selesai di antara para elite nasional saat ini.

image_print
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.