UPDATE

OPINI
OPINI

Anies-Mahfud MD, Pasangan Terbaik Pilpres 2029

0leh: Dairy Sudarman

   

TIDAK seperti pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka yang tidak fungsional. Joko Widodo-Ma’ruf Amin kurang fungsional. Anies Baswedan–Mahfud MD sangat fungsional. 

Keduanya mampu mengejawantahkan kinerja, visi, dan misi dalam lorong waktu dan diagram flowchart profesionalitas, meritokrasi dan demokrasi.  

Di kabinetnya sangat terfilterisasi dan terpilih dengan jajaran menteri berkeahlian mumpuni di bidangnya sebagai mesin ber-endurance berakselerasi tinggi dan modern dalam menjalankan manajemen roda pemerintahannya  — lihat kapasitas gabungan keduanya pernah menjadi gubernur, rektor, menteri pendidikan, menteri pertahanan, Menko Polhukam dan anggota tim ahli reformasi Polri.

Pun bersama mitra komplemen bagaimana peran otorisasi kembaga kepresidenan keduanya kelak akan mudah meluruskan yang bengkok dan melakukan bersih-bersih Indonesiaa dari kotoran sampah, seperti kotornya kolusi kepartaian di kabinet itu.

Memgembalikan fungsi lembaga-lembaga tinggi negara lainnya pada jalur dan track yang benar. 

Yaitu, menjalankan demokrasi Trias Politika secara murni dan konsekuen sesuai rel konstitusional.

Senjatanya mematikan keduanya, adalah roda jalannya pemerintahan digerakkan oleh mesin supremasi hukum dengan mendasari pada semua norma aturan hukum perundangan. Maka, itu pasti menjamin terwujudnya good governance and clean goverment. 

Bebas KKN dengan merevitalisasi memperbesar peran dan fungsional KPK; mengesahkan UU perampasan aset; memberikan sanksi hukum yang menimbulkan efek jera bagi kejahatan-kejahatan extraordinary.

Menegakkan peran dan fungsi lembaga-lembaga peradilan yang baik, benar dan jujur.  

Menjamin pula terwujudnya situasi ketertiban dan keamanan nasional yang kondusif.

Seiring hasil nyata dari proses reformasi Polri secara struktural dan menyeluruh tanpa kolusi dan korupsi dengan jaringan kriminal yang seringkali bukan malah diberantasnya, melainkan dilindunginya. Apalagi, tangan Polri basah kuyup berpolitik.

Pun merevitalisasi peran dan fungsi TNI dengan tugas mutlak menjaga ketahanan dan pertahanan nasional. Menjaga keutuhan wilayah NKRI. Mampu mengusir segala bentuk gangguan kekuatan asing baik secara Politik maupun ekonomi. Mencoba menginfiltrasi, mengintervensi, apalagi menganeksasi.

Yang jelas, TNI bukan aktor pembangunan; bukan alat penekan demokrasi; dan bukan pula elemen barrier otoriter serta junta militer rezim berkuasa.

Dalam kerangka pembagian tugas pokok Anies sebagai Presiden kelak sebagai tokoh pemimpin kenegarawanan dan kebangsaannya skala prioritas  — sesuai kepentingan kompetensinya yang paling tinggi dan luar biasa — Anies sangat brilian dalam upaya peningkatan mutu pemberdayaan manusia Indonesia.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.