Dari hasil simulasi 50 ribu turnamen, Spanyol muncul sebagai juara dengan probabilitas tertinggi. Menurut Vekariya, sekitar satu dari setiap 3,4 simulasi berakhir dengan Spanyol mengangkat trofi.
Argentina menempati posisi kedua sebagai kandidat juara, disusul Prancis. Inggris, Portugal, dan Jerman berada dalam kelompok pesaing berikutnya dengan peluang yang relatif berdekatan.
“Jika semua 50.000 turnamen digabungkan, final yang paling sering terjadi, yaitu sekitar satu dari setiap 11 simulasi, adalah Spanyol melawan Argentina. Ini adalah pasangan yang paling mungkin terjadi di panggung terbesar,” tulis Vekariya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa sejarah Piala Dunia menunjukkan tim yang paling difavoritkan sebelum turnamen tidak selalu mampu menjadi juara. Karena itu, hasil simulasi tetap merupakan proyeksi statistik yang belum tentu terjadi di lapangan.
Komentar Terbaru