BANDA ACEH – Pemerintah Aceh meraih tiga penghargaan pada ajang Forum Pemred Multimedia Award 2026 yang digelar di Hotel Alana, Yogyakarta, Sabtu (18/7/2026) malam. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Aceh dalam membangun komunikasi publik yang terbuka serta menjalin kemitraan dengan media.
Penganugerahan itu merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI) yang mengusung tema “Pers Kembali ke Rakyat”.
Dalam ajang tersebut, Gubernur Aceh Muzakir Manaf menerima Pena Emas FPRMI, yang merupakan penghargaan tertinggi organisasi itu. Selain itu, ia juga dinobatkan sebagai Gubernur Terbaik Bidang Komunikasi dan Informasi.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M. Nasir menerima penghargaan Mitra Pers Terbaik 2026.
Pena Emas FPRMI diberikan kepada tokoh yang dinilai memiliki kepemimpinan, prestasi, serta komitmen dalam mewujudkan komunikasi publik yang terbuka, transparan, dan akuntabel.
Adapun Forum Pemred Multimedia Award merupakan penghargaan tahunan yang diberikan kepada kepala daerah, pimpinan lembaga, anggota legislatif, maupun tokoh nasional yang dinilai berkontribusi dalam memperkuat keterbukaan informasi publik, mendukung kebebasan pers yang bertanggung jawab, serta membangun sinergi antara pemerintah dan media massa.
Ketiga penghargaan tersebut diterima langsung oleh M. Nasir yang hadir mewakili Pemerintah Aceh di hadapan para pemimpin redaksi media nasional, pejabat kementerian, kepala daerah, dan insan pers dari berbagai daerah.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya Pemerintah Aceh dalam memperkuat tata kelola komunikasi publik yang transparan, responsif, dan informatif, sekaligus membangun hubungan yang produktif dengan media serta meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi pembangunan.
Pada malam penganugerahan, M. Nasir juga didaulat menyampaikan sambutan mewakili seluruh penerima penghargaan.
Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa media memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Pemerintah Aceh menempatkan media massa sebagai mitra strategis pemerintah. Karena itu, kami terus mengajak insan pers untuk memberikan kritik yang konstruktif, mengawal jalannya program pembangunan, serta bersama-sama menjaga stabilitas dan kepercayaan publik melalui penyampaian informasi yang bertanggung jawab,” kata M. Nasir.
Ia juga menekankan pentingnya media menjaga profesionalisme di tengah perkembangan teknologi informasi.
















































































































Komentar Terbaru