Usai melakukan pemeriksaan di dalam klinik, petugas terlihat membawa sejumlah barang bukti, di antaranya kotak hitam, bantal dengan sprei berwarna hijau, serta beberapa barang yang dibungkus plastik bening. Seluruh barang tersebut dibawa untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan di laboratorium forensik.
Polisi menyelesaikan olah TKP sekitar pukul 14.13 WIB. Selama proses berlangsung, kondisi klinik tampak sepi dengan halaman yang dipenuhi daun kering, sementara sejumlah awak media menunggu perkembangan penyelidikan di lokasi.
Sebelumnya diberitakan, kondisi jenazah Karumga mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, Sutrimo kini menjadi pertanyaan khalayak, setelah foto-foto kondisi jasadnya beredar di media sosial.
Apalagi di dalam foto yang beredar, daru mulutnya terlihat berbusa. Bahkan dalam cerita yang beredar di media sosial, Sutrimo sempat menelpon kerabatnya sebelum tewas. Namun, panggilan darurat itu berujung duka mendalam.
Ironisnya lagi, pada saat kerabat dan armada penolong bergegas menghampiri lokasi di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sutrimo sudah ditemukan dalam kondisi kritis dan tak sadarkan diri dengan kondisi mulut dan hidung pria tersebut mengeluarkan busa.
Kabar kepergian Sutrimo yang mendadak dan tak wajar ini sontak menyengat atensi publik, khususnya usai kabar duka tersebut viral di media sosial lewat unggahan akun @kementerian_kurangajar.



















































































































Komentar Terbaru