UPDATE

LINGKUNGAN
LINGKUNGAN

BI Aceh dan Solusi Bangun Andalas Sulap Uang Rupiah Tak Layak Edar Jadi Energi Ramah Lingkungan

LRUK merupakan limbah yang berasal dari penghancuran uang Rupiah lusuh, rusak, cacat, atau yang telah ditarik dari peredaran oleh Bank Indonesia. Di PT Solusi Bangun Andalas, limbah tersebut dimanfaatkan melalui teknologi co-processing, yaitu metode pemanfaatan limbah menggunakan tanur semen bersuhu tinggi dan stabil hingga sekitar 1.500 derajat Celsius.

Pada suhu tersebut, limbah dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan bakar alternatif tanpa meninggalkan residu. Teknologi ini juga mampu mengolah berbagai jenis limbah yang tidak dapat didaur ulang melalui metode konvensional.

Berdasarkan kajian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), LRUK memiliki nilai kalor sekitar 3.210 kilokalori per kilogram sehingga memenuhi persyaratan sebagai bahan bakar alternatif di industri semen. Pemanfaatan tersebut mendukung strategi waste-to-energy PT Solusi Bangun Indonesia Tbk sekaligus memperkuat komitmen Bank Indonesia dalam menerapkan prinsip zero waste pada pengelolaan uang Rupiah yang telah dimusnahkan.

Kolaborasi ini menjadi salah satu contoh sinergi antara sektor keuangan dan industri dalam menghadirkan solusi inovatif pengelolaan limbah. Selain mengurangi timbulan sampah, kerja sama tersebut juga menghasilkan energi alternatif yang mendukung pembangunan rendah karbon serta penguatan ekonomi sirkular di Indonesia.[]

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.