UPDATE

NASIONAL

BGN Beli LED Rp 535 Miliar, Lebih Mahal Ketimbang Pesawat Pemadam Karhutla, Urgent Mana?

BGN menyebut rencana awalnya mencapai 25.644 unit, tetapi penyedia hanya mampu menyelesaikan 21.801 unit atau 85,01 persen.

BGN juga menyatakan sisa dana yang ditampung dikembalikan ke kas negara.

Persoalan motor listrik tersebut kemudian berkembang menjadi bagian dari penyidikan Kejaksaan Agung terkait dugaan korupsi tata kelola MBG.

Dalam rapat bersama Komisi IX DPR pada Juli 2026, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menyatakan pembayaran terakhir pengadaan motor listrik pada 2026 mencapai Rp243,9 miliar.

Ia mengatakan aset tersebut belum dicatat sebagai aset peralatan dan mesin definitif karena masih dalam proses penyidikan Kejaksaan Agung.

Sebelumnya, BGN juga menyatakan akan memaksimalkan pemanfaatan barang-barang yang sudah dibeli, termasuk motor listrik, perangkat IT, tablet hingga perlengkapan lainnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa persoalan pengadaan di BGN sebelumnya memang telah menjadi perhatian, terutama mengenai bagaimana barang yang sudah dibeli dapat dimanfaatkan secara optimal.

BGN Kelola Anggaran Rp268 Triliun

Di sisi lain, besarnya nilai pengadaan LED perlu ditempatkan dalam konteks keseluruhan anggaran BGN.

BGN menyatakan lembaganya memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp268 triliun pada 2026. Dari jumlah tersebut, sekitar 93 persen atau hampir Rp240 triliun dialokasikan untuk bantuan pemerintah dalam program MBG.

Artinya, pengadaan LED senilai sekitar Rp535,3 miliar yang tengah menjadi sorotan tersebut secara nominal memang hanya sebagian kecil dari total anggaran BGN.

Meski demikian, besarnya total anggaran tidak otomatis membuat setiap pengadaan terbebas dari pertanyaan publik.

Justru karena BGN mengelola anggaran dalam jumlah sangat besar, transparansi mengenai setiap pengadaan menjadi penting.

Masyarakat berhak mengetahui apakah barang yang dibeli memang diperlukan, bagaimana harga ditentukan, dan seberapa besar manfaatnya terhadap pelaksanaan program pemerintah.

Tidak Bisa Langsung Dibandingkan dengan Pesawat Pemadam

Perbandingan Rp535,3 miliar untuk pengadaan LED dengan sekitar Rp480 miliar untuk pesawat pemadam kebakaran juga perlu dilihat secara proporsional.

Pesawat pemadam kebakaran merupakan aset yang memiliki fungsi berbeda dengan LED.

Selain itu, angka harga pesawat yang beredar juga perlu dilihat berdasarkan jenis pesawat, kapasitas, spesifikasi, serta apakah angka tersebut merupakan harga pembelian atau komponen biaya lainnya.

Sejumlah pemberitaan terkait penanganan karhutla memang kembali menyoroti kebutuhan terhadap kemampuan pemadaman dari udara.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Beri Komentar

Sudah punya akun anggota? Masuk di sini untuk memakai profil & avatar Anda.

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.