UPDATE

LINGKUNGAN
LINGKUNGAN

PVMBG: Erupsi Anak Krakatau Belum Berpotensi Mengancam Permukiman

Meski demikian, Dudy mengakui aktivitas erupsi membuat sebagian penumpang membatalkan perjalanan dari Merak ke Bakauheni maupun sebaliknya.

“Penyeberangan masih dilakukan, namun dengan kondisi-kondisi yang harus diperhatikan sedemikian rupa supaya jaminan keselamatan dapat kita senantiasa kedepankan,” ujar Dudy.

Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat tetap tenang dan waspada selama abu vulkanik masih turun.

Pemerintah juga meminta warga yang terdampak mengambil sejumlah langkah untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik.

Masyarakat diminta menggunakan masker untuk menutup hidung dan mulut serta mengenakan kacamata pelindung ketika beraktivitas di luar ruangan. Warga juga diminta menutup pintu dan jendela serta memastikan tempat penampungan air bersih tertutup rapat.

Qodari turut mengingatkan masyarakat untuk mengonsumsi air putih yang cukup serta mencuci tangan dan wajah setelah beraktivitas. Warga yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi layanan darurat.

“Bapak Presiden dan pemerintah mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan waspada selama abu vulkanik masih turun,” ujar Qodari.

Qodari menambahkan, pemerintah terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau beserta potensi dampaknya. Seluruh langkah penanganan dan mitigasi dilakukan berdasarkan data serta rekomendasi lembaga teknis yang berwenang.[source:tirto.id]

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.