UPDATE

NASIONAL

Anak Krakatau Kembali Meletus, Warga Diminta Waspada!

Badan Geologi mencatat seri erupsi tipe Strombolian yang menghasilkan lontaran batu pijar dan abu vulkanik berlangsung hingga awal September 2026.

Kemudian pada 5 September malam terjadi episode erupsi menerus yang disertai suara gemuruh.

Fenomena tersebut kemudian berakhir pada 6 September dini hari.

Namun, aktivitas vulkanik masih tinggi sehingga potensi letusan susulan tetap menjadi perhatian.

Kepala Badan Geologi Lana Saria sebelumnya menyatakan kemungkinan terjadinya letusan dalam beberapa periode berikutnya masih tinggi.

Potensi bahaya utama meliputi lontaran batu pijar dan hujan abu lebat, serta kemungkinan aliran lava apabila erupsi menerus kembali terjadi. 

Dengan kembali terjadinya erupsi pada Selasa pagi, masyarakat di sekitar Selat Sunda perlu terus memantau informasi resmi dan mematuhi seluruh rekomendasi keselamatan yang dikeluarkan Badan Geologi.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.