Kesaktian yang dulu membuatnya kebal sekarang hanya tersisa lima hari. Lebih singkat dari masa berlaku promo diskon. Lebih cepat dari janji yang dilupakan.
Kita semua hanya bisa tertawa karena kalau tidak tertawa, kita harus mengakui betapa kejamnya sistem bisa membuat seseorang sakti di satu waktu lalu tiba-tiba biasa saja di waktu berikutnya.
Silfester datang dengan aura tak terkalahkan. Lima hari kemudian aura itu pudar. Kursi komisaris baru saja diduduki sudah kosong lagi.
Satu-satunya aib kejaksaan itu, yang dulu dibiarkan di depan mata, kini dicopot sebelum sempat benar-benar menikmati jabatannya. Kesaktiannya mulai berkurang. Baru jadi komisaris, sudah dicopot. Seolah alam semesta sendiri memutuskan mantranya sudah habis.
“Bang, jaksa sering memamerkan uang triliuan rupiah ke publik. Tapi, ketika berhadapan dengan Silfester, macam impoten.”
“Itu yang saya bilang tadi, satu-satunya aib kejaksaan itu, ya Silfester itu. Kalau tak ditangkap, selamanya korp cokelat tua itu menyimpan aib paling memalukan, wak.” Ups
(Mantan wartawan)































































































Beri Komentar