UPDATE

NASIONAL

Angkat Anak Jadi Tenaga Ahli Kemenhaj, Gus Irfan Singgung Kekurangan Pegawai

Berdasarkan analisis jabatan, kebutuhan pegawai kementerian mencapai sekitar 7.000 orang.

Sementara itu, Gus Irfan menyebut jumlah pegawai yang tersedia sekitar 3.200 orang.

Adapun data internal kementerian mencatat jumlah pegawai saat ini sebanyak 3.631 orang.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Kemenhaj tidak membuka rekrutmen ASN baru, melainkan memberikan kesempatan mutasi bagi ASN dari instansi lain.

Proses mutasi tersebut telah berlangsung dalam dua gelombang.

Meski demikian, sejumlah posisi masih belum terisi.

Akibatnya, beberapa pejabat harus merangkap tugas untuk memastikan pelayanan dan operasional kementerian tetap berjalan.

Gus Irfan mengatakan, kementerian mengerahkan sumber daya yang tersedia, termasuk tenaga alih daya atau outsourcing, untuk menutup kekurangan personel dalam penyelenggaraan ibadah haji.

“Karena itu semua sumber daya kita kerahkan. Termasuk outsourcing-outsourcing kita kerahkan untuk menutup kekurangan itu. Dan alhamdulillah 2026 dianggap sebagai haji yang paling berhasil dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Menurut Gus Irfan, pengerahan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi dan kebutuhan pelayanan kepada jemaah, di tengah proses pembentukan organisasi dan pemenuhan kebutuhan pegawai.

“Karena itu dengan berbagai kelemahan, dengan kekurangan kita ambil mana yang bisa (sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan) dalam rangka memberikan pelayanan kepada jemaah haji,” ujarnya.

Ia menambahkan, evaluasi terhadap kebutuhan dan penempatan personel akan dilakukan secara bertahap ketika kondisi sumber daya manusia kementerian semakin ideal dan kebutuhan pegawai telah terpenuhi.

Kemenhaj menyatakan menghormati perhatian dan kritik masyarakat sebagai bagian dari pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

Kementerian juga menegaskan komitmennya untuk menjaga keterbukaan, memastikan pengisian personel dapat dipertanggungjawabkan, serta mengutamakan pelayanan yang dirasakan langsung oleh jemaah haji.

Pengangkatan Dua Putra Gus Irfan Jadi Sorotan

Informasi mengenai pengangkatan dua putra Gus Irfan sebagai tenaga ahli di kementerian yang dipimpinnya menjadi perbincangan di media sosial.

Isu tersebut mencuat setelah beredar dokumen yang disebut sebagai lampiran Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pengangkatan Tenaga Ahli Menteri Haji dan Umrah.

Dokumen yang beredar itu memuat sembilan nama tenaga ahli.

Dua nama di antaranya, Barbarossa Muhammad Farros dan Gibran Muhammad Fawwaz, disebut dalam sejumlah pemberitaan sebagai putra Gus Irfan.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Beri Komentar

Sudah punya akun anggota? Masuk di sini untuk memakai profil & avatar Anda.

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.