UPDATE

NASIONAL

Mati-matian Bela Anak Jokowi, Ini Dia Sepak Terjang Sosok Budi Arie Setiadi

BANDA ACEH -Sikapnya yang secara terang-terangan membela anak-anak Presiden Joko Widodo (Jokowi), menjadi pusat perhatian dan cemoohan netizen.

Budi Arie Setiadi, yang menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), dinilai terlalu mencolok dalam memberikan pembelaan.

Dalam kasus jet pribadi yang digunakan Kaesang Pangarep, Budi Arie membela dengan mengatakan itu bukan gratifikasi  melainkan “pinjaman dari temannya” karena istrinya, Erina, sedang hamil  8 bulan.

 

Kemudian, kasus akun Kaskus “fufufafa” yang diduga milik Gibran Rakabuming Raka, Budi Arie kembali membela tanpa menyertakan bukti bahwa akun tersebut tidak terkait dengan Gibran.

Sikap Budi Arie jelas mendapat kritikan dari sejumlah pihak dan juga netizen.

Budi dipandang terlalu mencampuri urusan anak-anak Jokowi dibandingkan fokus dengan tugasnya sebagai Menkominfo.

Banyak netizen yang mengatakan sebaiknya ia fokus bekerja memperkuat perlindungan data pribadi rakyat Indonesia dan mencari cara mengatasi judi online (judol), bukan menjadi juru bicara untuk kesalahan anak-anak Jokowi.

Diketahui, Budi pernah didesak mundur sebagai Menkominfo karena gagal melindungi Pusat Data Nasional (PDN) milik Indonesia dari serangan ransomware.

Budi juga dinilai gagal memberantas judi online, yang sampai saat ini bahkan sudah menjalar ke pelosok Indonesia.

Di tengah kegagalannya itu, Budi malah meminta tambahan anggaran Rp13,27 triliun untuk 2025 dengan alasan  memastikan keberlanjutan seluruh program prioritas.

Banyak masyarakat yang mengaitkan sikap bela mati-matian yang ditunjukkan Budi Arie itu karena kedekatannya dengan keluarga “Raja Jawa”.  Budi Arie juga mendirikan barisan pendukung Jokowi pada 2013 dan menjabat sebagai  Ketua Umum Relawan Pro-Jokowi (Projo).

Bersama Projo, Budi Arie berjuang menggalang aspirasi dan dukungan pencapresan Jokowi sebelum dideklarasikan PDIP secara resmi. Organisasi ini tetap konsisten mendukung Jokowi di Pilpres 2019.

Berdasarkan pantauan RMOL, sosok pria kelahiran Jakarta, 20 April 1969 ini dikenal sebagai aktivis sosial, politikus, dan pengusaha.  

Semasa kuliah di Universitas Indonesia, dia pernah menjadi Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FISIP UI 1994 dan Presidium Senat Mahasiswa UI 1994-1995.

Dia juga aktif mendirikan Forum Studi Mahasiswa dan Kelompok Pembela Mahasiswa (KPM) UI. Ia juga merupakan Ketua ILUNI UI Jakarta pada 1998-2001, mendirikan Gerakan Sarjana Jakarta (GSJ) dan Masyarakat Profesional Indonesia (MPI).

Budi juga adalah mantan wartawan. Di pers kampus, dia pernah menjabat sebagai redaktur pelaksana Majalah Suara Mahasiswa UI pada 1993-1994.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.