Oleh karenanya, Moeldoko menekankan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk membangun kewaspadaan terkait pergerakan NII.
Terlebih sudah ada 77 anak yang menjadi korban perekrutan dari pergerakan NII dan pengumpulan dana dari kotak-kotak amal.
“Kita harus terbuka matanya bahwa semua itu perlu mendapatkan kewaspadaan dan jangan salah bahwa NII ternyata menjadi kontributor dukungan sumber daya bagi pergerakan semua jaringan teroris internasional di Indonesia,” ujarnya.
“Ini saya ingatkan hati-hati dan kuncinya adalah membangun awareness, membangun kewaspadaan, di manapun kita berada jangan lagi kita tidak tahu bahwa sebelah kita ternyata teroris sungguh mengerikan,” tegas Moeldoko.
Menanggapi hal itu, Fadli Zon pun memberikan sindiran kepada Moeldoko.
Hal itu disampaikan oleh Fadli Zon melalui akun Twitter miliknya.
“Beginilah kalau pejabat tak cerdas n tak memahami sejarah.
Seenaknya lakukan framing n stereotyping,” tulis Fadli Zon.
Beginilah kalau pejabat tak cerdas n tak memahami sejarah. Seenaknya lakukan framing n stereotyping. https://t.co/PxFfxQW8wo
— FADLI ZON (@fadlizon) April 23, 2022



















































































































Komentar Terbaru