Karena kata Lieus, tuduhan Charles kepada Bang Yos akan berdampak buruk bagi warga Tionghoa lainnya.
“Jangan aduh sekarang baru berasa hebat punya kuasa terus ngatain Bang Yos rasis, itu saya gak suka itu, itu nanti kalau digituin terus, lama-lama orang jadi marah beneran, walah nih Tionghoa, bocengli (gak tau aturan) udah dikasih enak masih nambah-nambah lagi, ini yang saya jaga,” tegas Lieus.
Selain Charles, Lieus juga menyayangkan tuduhan yang sama yang dilontarkan oleh mantan Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie.
“Orang Tionghoa paling menghargai jasa para pendahulu senior-senior. Eh ditambah lagi sis Grace Natalie bikin podcast minta Bang Yos minta maaf. Waduh, terbalik loh. Saya lihat ini yang mudah-muda yang ngatain Bang Yos rasis, harus cepat-cepat minta maaf. Saya yakin Bang Yos akan terima dengan lapang dada dan tangan terbuka,” tutur Lieus.
Lieus pun meminta agar pertikaian dan tuduhan rasialis yang dialamatkan untuk Bang Yos segera disudahi dan fokus untuk membangun negeri ke depan.
“Kita sudahi pertikaian soal Bang Yos rasialis, ini rasialis, tidak ada. Sama-sama kita bangun negeri ini. Jadi Bang Yos punya warning itu, harus menjadi catatan kita dan kita harus waspada, bukan bilang tidak ada. Warning itu kita terima kasih. Bang Yos terimakasih Bang Yos warning,” pungkas Lieus.































































































Beri Komentar