UPDATE

NASIONAL

Tiket Masuk Candi Borobudur Naik Berlipat Ganda, Pengamat: Candi Borobudur Wisata Budaya, Bukan Wisata Komersial

Heru lantas mendesak agar dilakukan kaji ulang kenaikan tiket tersebut. Pasalnya, dalih konservasi Candi Borobudur dengan membatasi maksimal 1.200 pengunjung setiap hari belum terasa cukup sebagai alasan menaikkan harga tiket.

Jangan biarkan masyarakat curiga dan berburuk sangka, kebijakan yang dilakukan sepihak akan merugikan pihak lain dan memberikan keuntungan maksimal bagi pihak-pihak yang sengaja bertindak dan berlaku tidak baik alias curang.

Jangan biarkan juga rakyat menuduh pihak oligarki, ada anggapan liar jika kenaikan tarif tiket Candi Borobudur adalah skenario pemegang modal. Heru dengan tegas tidak terima jika tempat yang dulu menjadi tempat belajar bahasa asing menjadi tempat komersialisasi sepihak.

“Candi Borobudur adalah milik kami, warisan nenek moyang, kami berhak secara gratis untuk menikmati dan menjadikan nilai tambah buat kami dan masyarakat sekitarnya,” tegasnya.

Sebagai masyarakat, Heru hanya ingin memastikan Candi Borobudur tidak boleh jatuh ke tangan oligarki domestik atau asing.

“Akan kami lawan jika itu terjadi. Biarkan atmosfer udara segar itu dan tanah dengan tumbuhan hijau itu untuk kami,” demikian Heru Subagja.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.