UPDATE

NASIONAL
NASIONAL

Ajakan Berhemat Susi Pudjiastuti dan Kisah Kejam Procrustes oleh Rocky Gerung

Deklarasi kemarin siang berlangsung di sebuah ruang pertemuan. Ada backdrop besar dengan tulisan “Deklarasi Kopi Susi”. Di depan backdrop disediakan sepasang sofa, di situlah talkshow berlangsung.

Seratus lima puluh pendukung Susi mengenakan seragam kaos hitam berisi tulisan sama dengan backdrop, tampak bergairah mengikuti acara. Ada sebuah ruang dekat pintu masuk, menjadi tempat konferensi pers. Menjelang pulang, Susi dikerubungi wartawan di situ.

 

Acara talkshow dipandu seorang relawan yang lebih menyajikan acara tanya jawab. Susi yang menjawab sekitar 10 pertanyaan yang diajukan menunjukkan penguasaan mantan Menteri KKP itu atas berbagai problem bangsa.

Tapi Susi lebih memanfaatkan kesempatan untuk mengajak semua masyarakat mengantisipasi dampak krisis energi dan pangan secara global.

“Kita semua harus berhemat. Hanya belanja bahan produksi bangsa sendiri. Hindari sekuat tenaga membelanjakan uang kita untuk produk impor. Dunia sekarang mengalami kesulitan energi dan pangan,” papar Susi.

Pengaruh krisis itu menurut Susi sudah kita rasakan beberapa bulan terakhir di Tanah Air. Harga-harga kebutuhan pokok masyarakat mengalami lonjakan sekitar 72%. Sudah banyak warga yang tidak bisa beli cabe, minyak goreng, dan bahan pokok lainnya karena harganya melonjak.

Kurs dolar akhir minggu sudah tembus Rp 15 ribu per 1 dolar AS. Itupun karena pemerintah mengintervensi pasar. Kalau tidak, bisa menyentuh Rp 20 ribu. Dan, itu akan terus naik.

Harga avtur pesawat juga naiknya gila-gilaan. Kenaikan itu menpengaruhi kenaikan harga tiket pesawat. Di Amerika, masih cerita Susi, banyak maskapai penerbangan yang sudah tidak sanggup beroperasi.

Terhadap penumpang yang sudah membeli tiket penerbangan jauh- jauh hari, akhirnya dibujuk supaya membatalkan terbang dengan kompensasi pengembalian uang 150%.

Krisis belum menunjukkan tanda-tanda akan reda. Bahkan lebih mengisyaratkan bakal berkepanjangan. Kalau itu terjadi, mungkin kita tidak akan mudah bepergian dengan pesawat terbang. Sebab, situasi selanjutnya yang akan terjadi, mungkin uang masih ada, tapi barang yang mau dibeli tidak ada.

Di Amerika, dampak krisis global itu sudah buruk. Warga gampang ngamuk. Beberapa kejadian penembakan warga atas warga yang lain tanpa alasan jelas.

Pemerintah yang hendak mengubah UU untuk membatasi penggunaan senjata oleh warga ditolak oleh Mahkamah Agung. Lembaga Hukum tertinggi di AS menganggap hak warga untuk melindungi dirinya dengan memiliki senjata.

Seminar Kebangsaan Syarikat Islam

Selesai acara “Kopi Susi” saya pamit untuk menghadiri Seminar Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Syarikat Islam dengan tema: “Demokrasi dan Keadilan Sosial”.

image_print
1 2 3
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.