“Saya katakan Sambo itu menskenariokan agar orang percaya bahwa terjadi tembak menembak. Beberapa orang itu memang menyangkut di kantor saya, mitra kerja saya, DPR, pimpinan media. [Tapi] ada DPR di tengah pasar, ada maling, kan, tidak bisa dianggap pidana [kalau dia hanya] nyebut siapa malingnya. Apalagi kalau cuma ditelepon. Bukan tindak pidana,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua MKD Habib Aboe Bakar Al-Habsyi mengatakan persoalan dugaan anggota DPR terlibat dengan Ferdy Sambo itu sudah selesai dengan penjelasan Mahfud.
“Sudah clear,” terangnya singkat.






















































































Beri Komentar