Selain Siti Nasuha dan Fatimah, seorang penjual bakso goreng, Nurhafni meminta pemerintah Aceh untuk memberi Alokasi LPG 3 kg secara khusus bagi mereka usaha kuliner. Sehingga mereka akan tetap bisa jualan.
“Jika LPG 3 kg di jual Rp 25.000 pertabung terasa sudah cukup baik bagi kami, dari pada sekarang harus membeli capai Rp 40.000 pertabung, sangat tidak wajar bila dibandingkan harga yang di tetapkan pemerintah hanya Rp 18.000 pertabung,” ungkapnya.
Nurhafni berharap, pemerintah bisa memantau kembali penjualan LPG, karena sangat memberatkan bagi mereka jika setiap hari harus mengeluarkan modal terlalu banyak untuk membeli LPG 3 kg.
“Di pangkalan LPG tidak cukup, tapi di kios kios banyak, dan dijual dengan harga tinggi, ini dari mana,” kata dia.[]
































































































Beri Komentar