BANDA ACEH – – Kedatangan Anies Baswedan ke sebuah usaha laundry di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (19/9/2026) menyisakan cerita menarik.
Pasalnya, tempat yang didatangi Anies merupakan laundry yang memasang banner bergambar dirinya dengan tulisan, “Anies Baswedan Belum Pernah Laundry di Sini.”
Banner tersebut terpasang di Yelo Laundry dan sebelumnya dibuat oleh pemilik usaha, Handi Syahrul alias Arul, sejak momentum Pilpres 2024.
Arul mengaku tidak berada di lokasi ketika Anies datang. Saat itu, ia sedang berada di Jeneponto untuk menghadiri acara keluarga.
“Saya sendiri sedang tidak di lokasi saat itu. Saya sedang di daerah Jeneponto. Kebetulan ada acara keluarga dan saya dikirimkan sama karyawan saya foto selfie mereka dengan Pak Anies,” kata Arul dalam wawancara dengan Tribunnews.com, Senin (21/9/2026).
Anies Datang Saat Laundry Sepi
Arul kemudian mendapat informasi mengenai kedatangan Anies dari tetangga dan kerabatnya yang berada di sekitar Yelo Laundry.
Dari informasi yang diterimanya, Anies datang bersama rombongan menggunakan dua kendaraan.
Kendaraan tersebut disebut berhenti di sekitar Polsek Mariso, tepatnya di depan Masjid At-Tauhid Mattoanging.
Menurut Arul, kondisi kawasan saat Anies tiba relatif sepi. Hanya ada beberapa warga yang melintas dan tidak banyak yang menyadari kehadiran Anies.
“Di jam segitu situasi memang masih lengang. Adapun warga yang berlalu-lalang hanya satu dua orang dan tidak ada yang nampak bahwa beliau adalah sosok Pak Anies Baswedan yang datang,” ujarnya.
Arul mengaku tidak pernah menyangka banner yang dibuat dan dipasangnya sejak beberapa tahun lalu justru berujung pada kedatangan Anies ke tempat usahanya.
Ia menganggap momen tersebut sebagai sebuah keberuntungan bagi usaha laundry miliknya.
“Alhamdulillah ini suatu anugerah bagi kami tentunya. Beliau bukan sosok orang sembarang. Beliau termasuk salah satu orang penting di negeri ini,” kata Arul.
Banner Dibuat Sejak Pilpres 2024
Arul menjelaskan, banner tersebut sudah dibuat sejak masa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Saat itu, ia memasangnya sebagai bentuk dukungan kepada Anies yang maju sebagai salah satu calon presiden.
Arul mengatakan dirinya memiliki pertimbangan tertentu ketika menentukan pilihan Politik dalam setiap pemilu.
Untuk Pilpres 2024, ia mengaku memilih Anies karena menilai mantan Gubernur DKI Jakarta itu memiliki perhatian terhadap sejumlah isu yang dianggapnya penting.
“Bagi saya, Pak Anies adalah sosok yang bisa membawa apa yang saya harapkan untuk ke depannya bagi bangsa ini, terutama dia lebih konsen ke pendidikan, kesejahteraan, meritokrasi dalam jabatan-jabatan penting,” ujarnya.





























































































Beri Komentar