UPDATE

NASIONAL
NASIONAL

Elektabilitas Ganjar-Mahfud Menurun, Ratusan Kader PPP Membelot ke Prabowo-Gibran

Posisi kedua ditempati Anies-Muhaimin dengan elektabilitas 26,1 persen. Adapun elektabilitas Ganjar-Mahfud terjerembab di urutan buncit, yakni 19,4 persen.

Sebelumnya, Indikator Politik Indonesia juga merekam elektabilitas tiga pasangan capres dan cawapres usai debat yang digelar pada Jumat (22/12/2023). Teratas adalah pasangan nomor urut 2, Prabowo SubiantoGibran Rakabuming Raka yang elektabilitasnya sudah mencapai 46,7 persen.

Di bawahnya, ada pasangan nomor urut 3, Ganjar PranowoMahfud MD dengan elektabilitas sebesar 24,5 persen. Terakhir adalah pasangan yang diusung Koalisi Perubahan, yakni Anies Baswedan-Abdul Muhaimin Iskandar dengan 21,0 persen.

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arwani Thomafi menyindir adanya pihak yang mengatasnamakan “Pejuang PPP”. Menurutnya, mereka bukanlah pejuang yang tiba-tiba menyatakan dukungannya kepada Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Kita ini pejuang itu, satu sematan yang muncul dari publik, dari masyarakat, kenapa? atau dari mana? Dari kerja keras kita, dari pengorbanan dan perjuangan kita, itu pejuang. Bukan tiba-tiba hadir konferensi pers ‘Saya pejuang loh ya’ gitu,” ujar Arwani usai rapat Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PPP di kawasan Kebayoran, Jakarta, Kamis (28/12/2023) malam.

Arwani menegaskan, PPP sudah mendeklarasikan dukungan terhadap Ganjar Pranowo-Mahfud MD untuk Pilpres 2024. Komitmen tersebut juga sudah dinyatakan oleh seluruh kader, simpatisan, dan pengurus PPP di seluruh tingkatan.

Ditanya, apakah Dewan Pengurus Pusat PPP akan menjatuhkan sanksi terhadap orang-orang yang mengatasnamakan “Pejuang PPP”? anggota Komisi I DPR itu menjawab bahwa konstitusi di partai berlambang Ka’bah itu akan ditegakkan.

“Kami akan menegakkan dan juga menyiapkan langkah-langkah penegakan konstitusi partai,” ujar Arwani.

Di samping itu, ia membantah bahwa “Pejuang PPP” sudah berkoordinasi dengan DPP PPP untuk mendukung Prabowo-Gibran. Justru sebaliknya, ia mendapatkan laporan bahwa kelompok tersebut mencatut sejumlah nama dan mengeklaim untuk mendukung pasangan nomor urut 2.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PPP, Sandiaga Salahuddin Uno menilai wajar adanya perbedaan pandangan dalam demokrasi. Dalam hal ini adalah “Pejuang PPP” yang mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Namun ia mengatakan, PPP solid dalam mencapai target lolos ke parlemen dan memenangkan Ganjar Pranowo-Mahfud MD di pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Adapun gangguan seperti ini dipandangnya hal yang lumrah dalam kontestasi nasional.

image_print
1 2 3
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.