Aldi mengingat dua anak buah Iptu Rudiana yang paling sadis.
Keduanya yaitu Gugun Gumilar dan Aris Papua.
“Aris Papua sama Gugun, itu yang paling kejam,” kata Aldi.
Pada akun media sosial Facebook-nya, Aris Papua kerap memposting foto-foto dirinya baik saat berseragam polisi atau pakaian biasa.
Aris Papua juga kerap berfoto menggunakan baju tanpa lengan.
Terlihat Aris memiliki tato di tangannya.
Tato itu bergambar burung dan berukuran cukup besar.
Aris Papua juga sering memposting foto dengan mobil atau motornya.
Pada 7 Oktober 2-17, Aris Papua terlihat memposting foto beberapa orang sedang makan bersama di sebuah tempat.
Tempat itu mirip pos dan ada spanduk bertuliskan Karang Taruna.
Di foto itu ada tiga pria sedang duduk sambil menikmati makanan yang ada di depannya.
Satu pria tampak tidak memakai baju atasan dan terlihat ada tato di tangan kanannya.
Di foto itu terlihat ada dua mangkuk berisi makanan, kemudian nasi di atas bungkus kertas dalam kondisi sudah acak-acakan.
Ada pula bungkus kacang, botol air mineral kosong, dan botol minuman beralkohol bertuliskan Guinness.
Foto itu diposting Aris Papua setelah vonis kasus Vina Cirebon terhadap 8 terpidana.
Aris memposting pada 7 Oktober 2017, sementara para terpidana divonis pada 26 Mei 2017.
Iptu Rudiana Bantah Siksa Terpidana
Sementara itu, Iptu Rudiana membantah telah menyiksa para terpidana kasus Vina.
“Tidak ada (disiksa), karena pada saat saya menyerahkan ke Reskrim, posisi masih utuh dan kami foto, ada dokumentasinya,” kata Rudiana saat konferensi pers bersama Hotman Paris.
Ia menegaskan kalau para terpidana itu tidak dianiaya oleh dirinya dan anak buahnya.
“Posisinya masih utuh, tidak ada penganiayaan,” ungkap Iptu Rudiana lagi.
Adik Terpidana Kasus Vina Sebut 2 Polisi Paling Kejam, Disuruh Lari dan Ditembak saat Dibebaskan
Pengakuan menyudutkan polisi kembali dikatakan salah satu keluarga terpidana Kasus Pembunuhan Vina.
Tak tanggung-tanggung, ada 3 nama polisi yang disebut oleh keluarga terpidana kasus Vina Cirebon tersebut.
Ketiga polisi itu disorot karena perlakuan negatif mereka, menurut pengakuan keluarga terpidana.
Ketiga polisi itu adalah Aris Papua, Gugun Gumilar dan Iptu Rudiana.
2 sosok pertama disebut Aldi, adik Eka Sandi terpidana kasus Vina di sidang Peninjauan Kembali (PK) Saka Tatal di Pengadilan Negeri Cirebon.
Aris Papua dan Gugun Gumilar merupakan anak buah Iptu Rudiana pada 2016 silam.
Aldi mengaku melihat para terpidana kasus Vina dipukuli di depan SMPN 11 Cirebon.
Dia yang melintas kemudian juga dipukuli oleh polisi.



















































































































Komentar Terbaru