Terlebih Pejabat nomor satu di Kemeninfo Budi Arief pernah menyatakan bahwa “pemilik akun Fufu Fafa itu bukan Gibran”, maka kenapa Gibran malah menghilang, bahkan membuang kesempatan sebagai anak presiden dan bakal RI. 2. Untuk melaporkan akun fufu fafa, karena telah menimbulkan kegaduhan dan fitnah terhadap dirinya, sehingga Penyidik dapat membekuk batang leher si pemilik akun fufu fafa.
Tentu saja sebagai figur publik dan bakal menjabat sebagai RI. 2. Gibran perlu mengundang insan pers untuk memberikan penjelasan atas berbagai pertanyaan publik. (*)
Komentar Terbaru