UPDATE

NASIONAL

Kisah Shaban Al-Dalou, Hafiz Alquran yang Dibakar Hidup-Hidup oleh Israel

Adegan awal difilmkan oleh beberapa saksi dalam video yang diunggah dan muncul di seluruh dunia dalam laporan berita. Reuters dapat memverifikasi waktu dan lokasi dua video kejadian tersebut dengan mencocokkan struktur, puing-puing, dan bangku.

“Saya mendengar suara bom, saya melihat keluar dan melihat asap sangat hitam di samping tenda kami,” kata Muhammad al-Dalou, berbicara kepada Reuters di lokasi serangan di Deir al-Balah, di mana tanah hangus dan puing-puing berserakan di antara tenda-tenda yang masih berdiri.

Dia berlari keluar tenda dan melihat ayahnya menarik keluar adik-adiknya. Kemudian dia melihat Shaban terbakar. Muhammad mencoba menjangkau Shaban, tetapi orang-orang menahannya.

Bibi Dalou, Karbahan al-Dalou dan keluarganya juga ada di sana. “Saya tiba-tiba terbangun karena api menyala ke arah saya dan anak-anak saya,” katanya.

Dia melihat keponakan dan adik iparnya terbakar dan melambaikan tangan. “Saya tidak bisa menjelaskan kepada Anda betapa menakutkannya hal itu,” katanya di Rumah Sakit Nasser di Khan Younis tempat keluarganya dibawa setelah kebakaran.

Syahidnya Shaban memicu reaksi meluas di segala penjuru dunia. “Namanya Shaaban. Ia dicintai oleh keluarga dan teman-temannya, seorang penghafal Alquran. Namanya diambil dari bulan yang dalam tradisi Islam disebut sebagai bulan yang terlupakan. Jangan sampai dia dilupakan,” kata Dr Omar Suleiman, seorang sarjana dan aktivis Amerika di X.

Aktivis dan legenda musik rock, Roger Waters, juga memposting di X. “Saya baru saja menonton video pemuda yang terbakar di dalam tenda… Israel adalah negara pelaku genosida yang sangat menjijikkan,” katanya.

Dalam pesan yang kuat kepada para pemain sepak bola Eropa, salah satu pendiri Pink Floyd mendesak mereka memboikot bertanding dengan Israel pada helatan Liga Negara-Negara Eropa. “Jika Anda seorang pesepakbola dan bermain di liga negara-negara Eropa dan Anda berjalan ke lapangan sepak bola bersama siapapun dari Israel termasuk seluruh tim nasional, Anda terlibat dalam pembunuhan pemuda yang terbakar di tendanya!”

Kepada bangsa Palestina, dia berkata: “Saya minta maaf.”

Kronologi kebakaran…

Seorang jurnalis yang dikontrak oleh Reuters yang tiba di tempat kejadian kemudian memfilmkan seorang petugas penyelamat mengangkat tubuh hangus Dalou yang terbungkus selimut.

Militer Israel mengeklaim pihaknya telah “melakukan serangan tepat terhadap teroris yang beroperasi di dalam pusat komando dan kendali di area tempat parkir” di sebelah rumah sakit.

“Tak lama setelah serangan, kebakaran terjadi di tempat parkir rumah sakit, kemungkinan besar disebabkan oleh ledakan susulan. Insiden ini sedang ditinjau. Rumah sakit dan fungsinya tidak terpengaruh akibat serangan tersebut,” tambahnya.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.