UPDATE

SPORT
SPORT

Bahrain Cari-Cari Alasan tak Main di GBK, STY: Kalau Datang Kita Bisa Menang, Kita Hajar

“Kita akan buat surat ke AFC yang menyatakan supaya pertandingan fair, maka tetap di Jakarta karena sebelumnya kan tandingnya di Bahrain. Yang kedua, kita juga akan memberi tahu bahwa kita akan menjamin keamanan dan kenyamanan bagi tamu kita seperti di Bahrain,” kata Arya dalam keterangan resminya pada Rabu (16/10/2024).

Arya juga mengatakan bahwa timnas Bahrain tidak perlu khawatir saat bertandang ke Jakarta nanti karena sejatinya masyarakat Indonesia itu ramah. “Soal di sosmed ya, namanya, kadang-kadang memang netizen-netizen Indonesia itu ramai, tetapi sebenarnya mereka ramah itu dan baik-baik,” lanjutnya.

Apalagi Indonesia sudah terbukti sukses dalam menggelar sejumlah kompetisi internasional termasuk Piala Dunia U-17 pada 2023. “Apalagi kita sudah membuktikan kok pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 dan terselenggara dengan baik,” lanjutnya

Pengamat sepak bola Justinus Lhaksana ketika dihubungi Republika.co.id, Kamis (17/10/2024) geram dengan permintaan Bahrain yang dianggapnya sebagai bentuk arogansi dari Bahrain. Apalagi presiden AFC saat ini (2023-2027) Salman Bin Ebrahim Al Khalifa adalah orang Bahrain.

“Itu hanya alasan Bahrain saja. Kalau sampai benar-benar di pindah tempat pertandingan nanti. Mending bubarin aja tuh AFC,” ujar Coach Justin.

“Tingkah ini (permintaan pindah lokasi pertandingan) menunjukan arogannya Bahrain. Karena ketua AFC juga dari Bahrain. Sudah dah gila ini,” kata Coach Justin menegaskan.

Pengamat sepak bola Kesit Budi Handoyo ketika dihubungi Kamis pun mengatakan usulan Bahrain sesuatu yang lebay atau berlebihan. “Permintaan Bahrain lebay. Kekhawatiran mereka cuma dicari-cari saja. Tidak ada yang urgent dan tidak perlu juga ditanggapi oleh pssi.”

“Teror suporter sepanjang masih dalam taraf yang wajar sah-sah saja tidak dilarang, asal jangan berbau sara atau rasialis,” lanjut Kesit.

Pemindahan sebuah tempat pertandingan, menurut Kesit bisa dilakukan jika ada force majeure. Seperti terjadi bencana alam, peperangan, kerusuhan, atau tim sedang dihukum karena adanya sanksi dari sebuah pelanggaran yang mereka lakukan sebelumnya.

“PSSI hanya perlu mengingatkan suporter untuk tertib dan tidak melakukan hal-hal negatif saat mereka menyaksikan laga di stadion,” jelasnya.

“Saya yakin Ketakutan Bahrain gak akan pernah terwujud, karena memang tidak ada yang perlu mereka takutkan saat main di Jakarta,” tutup Kesit. 

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.