“Prabowo ingin Indonesia jangan menjadi (negara) yang lemah, tapi jadi negara yang kuat. Seperti ungkapan Thucydides: ‘The strong do what they can and the weak suffer what they must.’ Indonesia jangan menjadi negara yang lemah,” tegasnya.
Saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI, Prabowo tampak berusaha menggaungkan nama Indonesia di kancah global. Ia secara aktif terlibat dalam beragam forum internasional.
Usai menjadi presiden terpilih, dirinya semakin vokal berbicara di hadapan pemimpin negara untuk membahas posisi Indonesia di tengah krisis dunia.
Bercerita mengenai Prabowo, Praktisi Komunikasi Politik, Ipang Wahid, menambahkan bahwa literasi Prabowo yang luas akan memperkaya kepemimpinannya.
“Setiap kali ke luar negeri, Prabowo selalu membeli banyak buku. Literasi itu kuat dan luas, bisa memperkuat kebijakan diplomasi dan geopolitik Indonesia ke depan,” tutur Ipang.
Rizal juga mengatakan, dengan pemahaman yang dalam tentang sejarah dan geopolitik, Prabowo diharapkan mampu membawa Indonesia memainkan peran penting di kancah internasional, menjunjung prinsip bebas-aktif, dan berkontribusi pada perdamaian dunia.
































































































Beri Komentar