UPDATE

NASIONAL
NASIONAL

Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa Saat Kericuhan, 3 Orang Tewas: Staf PDIP hingga Fotografer

Ia menyebut masyarakat Bugis Makassar memiliki budaya saling menghargai dan menyayangi, sehingga diharapkan prinsip itu tetap dijaga.

“Kami imbau masyarakat tenang. Kita dikenal saling menghargai, saling menyayangi. Jangan ada tindakan anarkis, jangan terprovokasi,” tegasnya.

Anwar berada di Gedung DPRD saat kejadian.

Ia menghadiri Rapat Paripurna Jawaban Wali Kota tentang APBD Perubahan 2025.

Ia duduk di kursi depan bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Aliyah Mustika Ilham, dan pimpinan DPRD lainnya.

Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Makassar, Andi Suharmika. Ketua DPRD Makassar, Supratman, tidak hadir di lokasi.

“Beliau lagi perjalanan,” kata Anwar.

Ia mengaku kaget dengan insiden tersebut, namun bersyukur bisa menyelamatkan diri.

Dibakar Massa Demonstran

Demonstrasi besar-besaran di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) merenggut tiga nyawa dan menyisakan puing-puing bangunan.

Demo ini merupakan bentuk protes terhadap tewasnya pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan (21), yang dilindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta pada Kamis malam.

Gedung DPRD Provinsi Sulsel dan DPRD Kota Makassar dibakar massa, pada Jumat (29/8/2025) tengah malam hingga Sabtu (30/8/2025) dini hari.

Dua gedung wakil rakyat itu kini tinggal puing-puing. Kedua gedung itu dibakar dan ludes di waktu hampir bersamaan.

Selain itu, tiga nyawa aparatur sipil negara ikut melayang, saat mencoba menyelamatkan diri dari kobaran api.

Kelompok massa melampiaskan amarah di dua simbol perwakilan rakyat di kota terbesar timur Indonesia ini dengan anarkis.

Setelah dibakar massa, menyala, dan membara sejak Jumat 29 Agustus 2025 malam, akhirnya Sabtu 30 Agustus 2025 dini hari, gedung peninggalan Orde Baru itu ludes. Tinggal puing.

Api menyala sekitar pukul 20.00 Wita. Ini sekitar 3 jam setelah massa memblokade jalan akses di sejumlah ruas jalan kota.

Pukul 01.21 Wita, seribuan warga ikut menyaksikan detik-detik api merubuhkan fasad dan ubun-ubun dua gedung.

Aparat dan armada pemadam kebakaran juga tak kuasa meredam api kemarahan ratusan kelompok massa.

DPRD Sulsel di Jl Urip Sumiharjo, adalah kantor 85 wakil rakyat dari 24 kabupaten/kota.

Sedangkan DPRD Kota Makassar, di Jl AP Pettarani ini adalah ruang kerja bagi 50 anggota parlemen dari 15 kecamatan.

Dua gedung ini berjarak sekitar 2,5 km. DPRD Provinsi di utara, sementara DPRD kota di selatan.

Tragis, kebakaran ini terjadi saat para wakil rakyat kota tengah menyiapkan rapat paripurna RPJMD bersama Walikota, Wakil Walikota, Sekda, dan 30an pimpinan SKPD kota.

image_print
1 2 3 4
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.