UPDATE

OPINI
OPINI

Analisis Kritis: Ada Apa di Balik Narasi Influencer Diaspora “Salsa”?

Sebuah nama baru di jagat media sosial, seorang influencer diaspora bernama “Salsa,” kini menjadi sorotan.

Narasi yang dia bangun di platform TikTok, khususnya, memicu pertanyaan besar.

Apakah dia sekadar aktivis yang bersuara ataukah ada agenda tersembunyi yang lebih besar, khususnya terkait dengan kepentingan kelompok tertentu?

Analisis terhadap konten-kontennya menunjukkan adanya pola yang mencurigakan.

Narasi ini tidak hanya beredar luas di media sosial seperti TikTok, tetapi juga ditemukan menyebar melalui aplikasi obrolan seperti WhatsApp.

Fenomena ini mengindikasikan adanya upaya sistematis untuk menyebarkan narasi ini ke khalayak yang lebih luas dan beragam.

Narasi yang disuarakan Salsa tampaknya memiliki target yang jelas. Ia secara agresif mengkritik berbagai isu politik dan menyasar banyak partai, termasuk kritik terhadap Presiden Prabowo.

Namun, ada kecenderungan mencolok dalam isu-isu yang ia hindari. Pola ini menimbulkan dugaan bahwa ada “titipan” narasi yang sedang ia jalankan.

Berikut adalah beberapa isu krusial yang secara konsisten tidak pernah diangkat oleh Salsa, padahal isu-isu ini menjadi topik hangat di kalangan masyarakat di tanah air dan warga negara Indonesia di luar negeri:

1. Ijazah Palsu Jokowi: Isu dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo, yang sempat viral dan memicu perdebatan publik, tidak pernah disinggung dalam kontennya.

2. Kontroversi Gibran: Ia tidak pernah menyentuh isu yang dilekatkan pada Gibran Rakabuming Raka, terkait putusan Mahkamah Konstitusi yang kontroversial.

3. Kasus Politis PSI: Kasus Ade Armando, politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang sempat menjadi tersangka penistaan agama namun tidak ditindaklanjuti, luput dari perhatiannya.

4. Mafia Judi Online: Meskipun maraknya kasus judi online (judol), Salsa tidak pernah mengangkat nama Budi Ari Setiadi, Menteri Komunikasi dan Informatika yang juga dikenal sebagai loyalis Presiden Jokowi.

5. Kasus Korupsi Era Jokowi: Ia juga tidak pernah menyinggung dugaan kasus korupsi yang melibatkan tokoh-tokoh dekat Jokowi, seperti Noel, isu dana haji, atau kasus korupsi lain yang terjadi di era pemerintahannya.

6. Peringkat Presiden Terkorup: Yang paling signifikan, Salsa tidak pernah mengulas laporan dari lembaga Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) yang menobatkan Presiden Joko Widodo sebagai presiden terkorup nomor dua di dunia.

Pola ini menunjukkan adanya bias yang signifikan dalam pemilihan isu. Pertanyaannya, mengapa seorang influencer yang mengklaim berpihak pada “rakyat” dan keadilan justru menghindari isu-isu yang sangat sensitif dan krusial bagi kelompok tertentu?

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.