UPDATE

LINGKUNGAN
LINGKUNGAN

Aktivis Desak Satgas Penertiban Hutan Periksa Luhut Kasus Dugaan Keterlibatan di PT TPL Penyebab Banjir Sumut

Topik Berita: Bencana Sumatera

Bencana Sumatera

Pemerintah Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Bencana di Aceh Tamiang

Pemerintah Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Bencana di Aceh Tamiang

Bawaslu Aceh Utara Gandeng AHASS Honda Bantu Servis Motor Korban Banjir

Bawaslu Aceh Utara Gandeng AHASS Honda Bantu Servis Motor Korban Banjir

Postingan Anak Pejabat Aceh Jadi Sorotan, Pamer Liburan Mewah di Tengah Pemulihan Bencana

Postingan Anak Pejabat Aceh Jadi Sorotan, Pamer Liburan Mewah di Tengah Pemulihan Bencana

Sementara itu, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menepis kabar yang mengaitkan dirinya dengan aktivitas PT Toba Pulp Lestari Tbk.

Juru Bicara Luhut, Jodi Mahardi, menyatakan informasi yang menjadi sorotan publik belakangan ini keliru dan tidak benar. Ia menegaskan Luhut sama sekali tidak memiliki afiliasi maupun keterlibatan dalam bentuk apa pun di PT Toba Pulp Lestari Tbk.

“Informasi tersebut adalah tidak benar. Pak Luhut tidak memiliki, tidak terafiliasi, dan tidak terlibat dalam bentuk apa pun—baik secara langsung maupun tidak langsung—dengan Toba Pulp Lestari Tbk. Setiap klaim yang beredar terkait kepemilikan atau keterlibatan beliau merupakan informasi yang keliru dan tidak berdasar,” tutur Jodi dalam keterangannya, Kamis (4/12/2025).

Direktur PT Toba Pulp Lestari, Anwar Lawden, juga telah membantah tuduhan perusakan lingkungan.

Ia mengklaim operasional perusahaan dijalankan sesuai izin dan ketentuan pemerintah. Dari total areal 167.912 hektare, perseroan mengaku hanya mengembangkan tanaman eucalyptus seluas 46.000 hektare.

“Seluruh kegiatan HTI telah melalui penilaian High Conservation Value (HCV) dan High Carbon Stock (HCS) oleh pihak ketiga untuk memastikan penerapan prinsip Pengelolaan Hutan Lestari. Dari total areal 167.912 Ha, Perseroan hanya mengembangkan tanaman eucalyptus sekitar 46.000 Ha, sementara sisanya dipertahankan sebagai kawasan lindung dan konservasi,” tulis Anwar, Rabu (3/12/2025).

Lebih lanjut, Anwar menjelaskan perseroan telah beroperasi lebih dari 30 tahun dengan terus menjaga komunikasi terbuka melalui dialog, sosialisasi, serta program kemitraan dengan pemerintah, masyarakat hukum adat, tokoh masyarakat, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

1 Komentar

  1. Warga Kanoha
    Warga Kanoha

    Si opung, siapa yang ngga’ kenal dia. Mafioso Indonesia

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.