“Membiarkan Purbaya bersiteru dengan Trenggono secara terbuka adalah bagian ini,” kata Ray, menilai sikap tersebut sebagai sinyal politik yang tidak netral.
Isu Ijazah dan Sikap Prabowo
Indikasi keempat, menurut Ray, adalah sikap Prabowo yang dinilai abai terhadap isu dugaan ijazah palsu yang menyeret nama Jokowi dan telah bergulir hampir dua tahun.
“Sepanjang itu pula Prabowo seperti tidak memiliki kepedulian terhadap isu yang menggerus nama baik Jokowi,” ujar Ray.
Ia bahkan menilai isu tersebut secara politis justru menguntungkan Prabowo karena menyedot perhatian publik, sementara kebijakan strategis dapat berjalan dengan minim kritik.
Merangkul Tokoh Kritis Jokowi
Kelima, Ray menyoroti langkah Prabowo yang mengundang tokoh-tokoh yang dikenal kritis terhadap Jokowi ke Istana dan berdiskusi selama berjam-jam.
“Prabowo malah mengundang tokoh-tokoh kritis Jokowi ke Istana. Bercakap-cakap dengan mereka lebih dari empat jam,” ungkap Ray.
Dalam pertemuan tersebut, isu penguasaan lahan kembali mengemuka, isu yang kerap dikaitkan dengan periode pemerintahan Jokowi dan, menurut Ray, kembali menyeret nama Jokowi ke dalam perbincangan publik.
Ray juga mengutip pernyataan Susno Duadji yang menyebut Prabowo menganggap isu ijazah tidak sepenting isu-isu besar lainnya.
“Karenanya, Prabowo akan lebih fokus pada isu-isu penting dan bukan isu yang tidak terkait langsung dengan hajat hidup bangsa,” kata Ray mengutip pernyataan tersebut.
Sikap Jokowi Dinilai Makin Jelas
Berangkat dari lima indikasi itu, Ray menilai sikap Jokowi belakangan justru mempertegas arah politiknya sendiri.
Ia menyebut Jokowi kini jarang bertemu Prabowo, menyatakan komitmen membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), hingga masuk dalam isu pengembalian UU KPK sebelum revisi 2019.
Selain itu, Gibran mulai bersuara soal RUU Perampasan Aset, sementara Jokowi disebut memilih tetap berada di Solo ketimbang mengambil posisi di Wantimpres.
“Perlahan, arahnya makin terlihat. Apa yang sering mereka bantah sebelumnya justru berkebalikan dengan fakta lapangannya,” ujarnya menandaskan.***


















































































































Komentar Terbaru