UPDATE

TEKNOLOGITUTORIAL

Pakar Pendidikan Ungkap Rahasia Agar Anak Tidak Kecanduan Gawai

Ia menyatakan program literasi digital akan terus berjalan paralel dengan kebijakan pembatasan, didukung penerapan prinsip 3S (Screen Time, Screen Zoom, dan Screen Break) serta kegiatan fisik alternatif seperti senam otak dan senam pagi.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan pemerintah tidak akan berkompromi dengan platform digital yang tidak mematuhi regulasi perlindungan anak. “Tidak ada kompromi dalam hal kepatuhan. Setiap entitas bisnis yang beroperasi di Indonesia wajib mematuhi hukum yang berlaku,” tegasnya pada Jumat malam (27/3).

Secara keseluruhan, para orang tua, pakar, dan pemerintah sepakat bahwa kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun perlu didukung penguatan literasi digital secara komprehensif. Hanya dengan kombinasi regulasi yang tegas dan edukasi yang berkelanjutan, perlindungan anak di ranah digital dapat terwujud secara efektif dan berkelanjutan.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.