UPDATE

OTO
OTOMOTIF

Tips Berkendara Aman untuk Perempuan

BANDA ACEH — Peran perempuan yang semakin aktif di berbagai bidang mendorong kebutuhan akan sarana transportasi yang praktis dan efisien. Sepeda motor pun menjadi salah satu pilihan utama karena dinilai mampu menunjang mobilitas sehari-hari.

Instruktur Safety Riding dari Capella Honda Aceh, Novara Dita, mengatakan meningkatnya minat perempuan menggunakan sepeda motor harus diimbangi dengan pengetahuan dan keterampilan berkendara yang memadai.

“Bekal pengetahuan dan keterampilan berkendara menjadi modal penting dalam menjaga keselamatan diri maupun orang lain di jalan. Dengan persiapan dan pemahaman yang baik, pengendara dapat lebih waspada terhadap potensi bahaya saat berkendara,” ujarnya.

Novara kemudian membagikan sejumlah tips berkendara aman yang dapat diterapkan oleh perempuan dalam aktivitas sehari-hari.

Pertama, menjaga konsentrasi saat berkendara. Menurut dia, kondisi tubuh yang lelah atau kurang sehat dapat menurunkan fokus di jalan. Hal ini juga telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 ayat (1) yang menyebutkan bahwa pengemudi wajib berkendara dengan wajar dan penuh konsentrasi.

“Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi,” kata Novara mengutip aturan tersebut. Ia menambahkan, salah satu bentuk menjaga konsentrasi adalah tidak menggunakan ponsel selama berkendara.

Kedua, penggunaan perlengkapan keselamatan, terutama helm. Ia menekankan pentingnya memilih helm berstandar SNI, sesuai ukuran kepala, serta memastikan helm terpasang dengan benar hingga berbunyi “klik”. Selain itu, pengendara juga disarankan menggunakan jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu untuk meningkatkan perlindungan.

Novara juga mengingatkan agar pengendara memperhatikan kenyamanan saat menggunakan helm, termasuk merapikan rambut atau menggunakan penutup kepala. Bagi pengguna hijab, disarankan memilih bahan yang tidak licin dan model yang sederhana agar tetap nyaman saat berkendara.

Ketiga, memperhatikan barang bawaan. Ia menyarankan agar tas tidak digunakan dengan cara yang dapat mengganggu keseimbangan atau berpotensi tersangkut di jalan.

“Lebih aman jika tas disimpan di bagasi atau menggunakan tas ransel saat berkendara,” ujarnya.

Keempat, memilih alas kaki yang tepat. Pengendara disarankan menggunakan sepatu yang menutup kaki hingga mata kaki. Penggunaan sandal atau sepatu berhak tinggi dinilai dapat mengganggu keseimbangan saat mengendarai sepeda motor.

Kelima, memperhatikan penggunaan pakaian, termasuk rok. Meski tidak dilarang, penggunaan rok saat berkendara dinilai kurang leluasa dalam mengendalikan kendaraan.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.