Ia mengaku sempat menunggu di hotel cukup lama. Namun pihak hotel tidak dapat membuka akses maupun rekaman CCTV tanpa surat resmi sehingga Denpom terlebih dahulu melengkapi administrasi.
Menurut Anggun, saat proses penggerebekan berlangsung, oknum anggota TNI tersebut sempat berusaha meninggalkan lokasi.
“Si itu (DAK) itu lihat istrinya di situ. Kemudian dia mau naik lagi, mau kabur. Jadi, kita kejar mobil diberhentiin di depan hotel,” tuturnya.
Anggun juga mengklaim memiliki sejumlah bukti yang akan diserahkan kepada penyidik.
“Untuk bukti pesan tiket, pesan hotel itu ada semua,” katanya.
Mantan Pacar SMP
Di sisi lain, Anggun mengungkap istrinya, dan oknum anggota TNI tersebut merupakan teman semasa SMP di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Ia menjelaskan, istrinya pernah berpacaran dengan oknum anggota TNI tersebut sebelum akhirnya menjalin hubungan kembali dengannya hingga menikah.
Anggun mengaku saat itu masih memaafkan istrinya demi anak dan keluarga.
Namun belakangan ia kembali mencurigai adanya hubungan terlarang hingga akhirnya bekerja sama dengan Maylinda untuk melakukan pemantauan.
Menurut Anggun, mereka memperoleh bukti pemesanan tiket kereta dan hotel sebelum akhirnya melakukan penggerebekan bersama Denpom IV/5 Semarang.
Setelah keduanya diamankan, Anggun menegaskan tidak akan lagi memberikan maaf dan berencana menempuh jalur hukum.
“Saya enggak ada ampun lagi kalau ini,” ucapnya.
Menurut Anggun, keputusan itu diambil karena merasa banyak pihak menjadi korban.
“Anak jadi korban, ya kan? Orang tua juga korban. Jadi, saya enggak terima untuk kedua kalinya soalnya. Kalau satu kali mungkin bisa di toleransi ya. Satu kali sudah pernah terjadi orang yang sama. Ini dua kali orang yang sama juga,” imbuhnya.
Sementara itu, atas dugaan kejadian tersebut, awak media telah berupaya meminta konfirmasi kepada Dandenpom IV/5 Semarang Letkol Cpm Mulyani di lokasi. Namun Mulyani belum bisa memberikan keterangan dan berlalu meninggalkan lokasi. “Maaf, ya,” ungkapnya. (idy)


















































































































Komentar Terbaru