UPDATE

ACEH
ACEH

Pemkab Aceh Besar Terima 516 Mahasiswa KPM UIN Ar-Raniry di Lhoknga

“Mahasiswa datang bukan untuk menggurui masyarakat, tetapi untuk belajar dan bekerja bersama masyarakat. Hormati adat istiadat dan kearifan lokal serta jadikan masyarakat sebagai mitra utama dalam setiap kegiatan,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Fata juga menyampaikan pantun sebagai pesan penyemangat bagi para mahasiswa yang akan menjalankan pengabdian di Lhoknga dan Leupung.

“Pergi ke Lhoknga melihat lautan, Singgah ke Leupung menikmati pemandangan. Mahasiswa datang membawa harapan, Mengabdi bersama membangun masa depan.

Bungong jeumpa harum mewangi, Tumbuh indah di tanah Aceh. Mari bersatu membangun negeri, Aceh Besar maju, masyarakat sejahtera dan berkah,” ucapnya.

Ia kemudian menitipkan pesan agar seluruh mahasiswa menjadikan masa pengabdian sebagai kesempatan untuk membangun persaudaraan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kepada adik-adik, datang sebagai mahasiswa, bergaul sebagai saudara, mengabdi sebagai anak bangsa, dan pulang membawa kenangan serta meninggalkan manfaat,” pesannya.

Fata juga menyampaikan terima kasih kepada UIN Ar-Raniry yang telah mempercayakan Kabupaten Aceh Besar sebagai lokasi pelaksanaan KPM tahun 2026. Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.

Sementara itu, Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof. Mujiburrahman, melalui Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Prof. Khairuddin, menyampaikan bahwa 516 mahasiswa tersebut akan ditempatkan di 33 gampong, terdiri atas 28 gampong di Kecamatan Lhoknga dan lima gampong di Kecamatan Leupung.

Ia berharap mahasiswa mampu memberikan kontribusi terbaik selama menjalankan pengabdian, sekaligus menjaga nama baik almamater dan menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat setempat.

“Kehadiran kita harus memberikan solusi terhadap masalah, bukan membawa masalah baru. Karena itu, saya berpesan kepada seluruh mahasiswa agar menjaga sikap, menghormati adat dan budaya setempat, serta berkolaborasi dengan masyarakat dalam melaksanakan program yang telah direncanakan,” ujar Khairuddin menyampaikan pesan Rektor.

Ia menjelaskan, KPM kali ini mengusung tema Membangun Gampong Berbasis Data, Memberdayakan Umat. Terdapat dua program utama yang menjadi perhatian mahasiswa, yakni memperkuat dan melengkapi data gampong sebagai bahan pendukung perencanaan pembangunan serta mendorong pembentukan Baitul Mal Gampong melalui penyusunan reusam gampong.

Menurutnya, penguatan data sangat dibutuhkan pemerintah gampong agar perencanaan pembangunan dapat dilakukan secara lebih terarah dan sesuai kebutuhan masyarakat. Sementara pembentukan Baitul Mal Gampong diharapkan dapat membantu membenahi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar semakin bermanfaat bagi masyarakat.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.