“Kami berharap mahasiswa dapat membantu pemerintah gampong dalam memperkuat data dan mempersiapkan penyusunan reusam gampong sebagai landasan pembentukan Baitul Mal Gampong. Dengan demikian, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di tingkat gampong dapat semakin baik dan memberikan manfaat lebih luas,” jelasnya.
Khairuddin juga meminta para camat, keuchik, dan perangkat gampong untuk memberikan pendampingan serta bimbingan kepada mahasiswa selama menjalankan program pengabdian.
Ia mengingatkan bahwa mahasiswa harus mampu menempatkan diri di tengah masyarakat, menjaga etika, serta membangun kerja sama agar seluruh program yang direncanakan dapat terlaksana dengan baik.
“Jas almamater UIN Ar-Raniry yang dikenakan setiap hari menjadi identitas mahasiswa di tengah masyarakat. Karena itu, jagalah nama baik kampus dan tunjukkan perilaku yang mencerminkan mahasiswa terdidik,” pesannya.
Kegiatan serah terima tersebut turut dihadiri Camat Lhoknga dan Leupung, Ketua LP2M UIN Ar-Raniry, para dosen, keuchik dari kedua kecamatan, serta seluruh mahasiswa peserta KPM.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Aceh Besar berharap kolaborasi dengan UIN Ar-Raniry tidak hanya terjalin melalui pelaksanaan KPM, tetapi juga berkembang dalam bidang penelitian, pengembangan sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan potensi gampong.
Dengan demikian, kehadiran 516 mahasiswa tersebut diharapkan menjadi energi positif dalam mendorong kemajuan gampong serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lhoknga dan Leupung.[]



















































































































Komentar Terbaru