UPDATE

NASIONAL

Gibran di Ujung Tanduk 25 Pendekar Senayan Bisa Memulai Serangan

Tetapi ingat, hak angket bukan tombol otomatis untuk mencopot Wakil Presiden. Pemberhentian tetap harus mengikuti mekanisme konstitusi, termasuk Pasal 7A dan 7B UUD 1945.

Sementara itu, kabar Prabowo bertemu Megawati khusus membahas Suket Gibran belum terkonfirmasi. Pertemuan 28 September di rumah Megawati merupakan takziah atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. 

Isu ijazah SMP Gibran juga jangan dicampuradukkan. Klaim tanda tangan kepala sekolah belum terbukti, sementara polemik putusan MA berfokus pada dokumen penyetaraan SMA.

Film ini belum tamat. Ada 25 pendekar yang bisa membuka serangan, 580 kursi menjadi medan perhitungan, dan satu jabatan terus menjadi pusat pertarungan.

Pada 10 November nanti, kita lihat siapa benar-benar berani menghunus keris hak angket, siapa cuma pandai berteriak, dan siapa mendadak mengalami encok politik ketika diminta menentukan sikap.

Jangan sampai rakyat sudah membeli tiket, ternyata pendekarnya malah berdamai sebelum babak pertama selesai!

“Bang, banyak berharap Gibran mundur, agar semua persoalan selesai.”

“Itu di Jepang, punya rasa malu. Kalau di sini, mundur itu barang langka, wak.” 

Wartawan senior

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.