UPDATE

NASIONAL

Effendi Gazali Berani Pastikan Kasus Penyadapan Bakal Menyeret Jokowi: Ini soal Makar!

BANDA ACEH — Pakar Komunikasi Politik Effendi Gazali menegaskan penyadapan ilegal yang dilakukan eks Kapolri Listyo Sigit dan sejumlah petinggi kepolisian akan berdampak ke Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).“Pasti (berdampak ke Jokowi). Saya pastikan di sini pada malam ini ya. Saya pastikan di sini pada malam ini,” kata Effendi dalam program Rakyat Bersuara, dikutip dari YouTube Official iNews, Rabu (4/10/2026).

Meski begitu, dia berharap pernyataannya tidak terbukti.

“Mudah-mudahan setelah ini misalnya, ini dianggap apa, sesuatu yang gagal total pernyataan saya ini nanti Anda bisa lihat-lihat kembali karena apa?” ujar Effendi.

Pengajar di Universitas Indonesia itu mengungkapkan ada tiga hal penting dalam polemik penyadapan tersebut.

“Ada tiga hal penting. Yang pertama, selama ini orang menyatakan ada masalah dengan lingkaran Pak Prabowo,” imbuh Effendi.

Selain itu, dia melihat di internal pemerintaha, Prabowo kerap diberikan data yang keliru.

“Bukan cuma saya loh yang menyatakan. Bang Kurniawan juga mengatakan. Ada masalah dengan lingkaran dalam Pak Prabowo, misalnya itu ya, ada data yang disajikan keliru. Data-data disajikan asal Bapak senang,” ungkap Effendi.

Terakhir, dia menyebut sejak awal memang ada operasi politik. Effendhi menyinggung peruntukan penyadapan itu, serta kepada siapa hasilnya dilaporkan. 

“Nah, yang ketiga yang lebih parah, operasi politik, disadap untuk mengetahui, kalau saya kaitkan dengan judul acara kita ya, putusan MK apa efeknya, untuk mengetahui nih Bapak Presiden ketemu siapa? Lalu menyatakan apa? Kurang lebih perasaannya ke mana? Lalu dilaporkan kepada siapa?” paparnya.

Effendi juga menyinggung pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setaidi. Saat itu, Budi mengatakan Prabowo bisa saja selesai masa jabatannya sebelum 2029.

“Pada hari ini saya mau menyatakan, yang mengatakan ada operasi politik kebetulan Pak Jokowi yang menyatakan akan selesai sebelum 2029, kebetulan projo, ya kan,” jelas Effendi.

“Dua kebetulan ini bagi saya akibatnya akan panjang,” sambung Effendi.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.