Saat diproses verbal, DN Aidit mengaku bertanggung jawab.
“Saya adalah satu-satunya orang yang memikul tanggung jawab paling besar dalam peristiwa G30S yang gagal dan yang didukung oleh anggota-anggota PKI yang lain,dan organisasi massa di bawah PKI,” kata DN Aidit dalam surat pemeriksaan yang ditandatanganinya.
Ia kemudian dibawa oleh kolonel Jasir Hadibroto ke markas Batalion Infanteri 444.
Di tepi sebuah sumur tua, DN Aidit dipersilakan mengucapkan pesan terakhir.
Namun DM Aidit malah berpidato berapi-api yang membuat Jasir kesal.
“DN Aidit berteriak kepada saya, daripada saya ditangkap, lebih baik kalian bunuh saja. Saya sih, sebagai prajurit yang patuh dan penurut, langsung memenuhi permintaannya.
Komentar Terbaru