Pada tahun 1920, kakek buyut Armie Hammer, Julius Hammer, dijatuhi hukuman atas pembantain seorang pria. Tak hanya itu, Julius Hammer juga diketahui melakukan praktik aborsi untuk seorang istri diplomat Rusia di masa itu, dan berakhir tewas. Julius Hammer dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman atas kasus ini.
Di tahun 1955, Julian Hammer, putra dari Arman Hammer—kakek Armie Hammer, membunuh seorang pria di Los Angeles, terkait perjudian. Namun Julian dengan kuasa hukumnya membuat pembelaan, dan tuntutan tersebut dihapuskan.
Pada tahun 2015, Casey Hammer sendiri menerbitkan sebuah buku, berjudul “Surviving My Birthright”. Dimana ia menuduh ayahnya, Julian Hammer, melakukan kekerasan seksual pada dirinya semasa kecil.
Sementara Armie Hammer, jatuh dari puncak popularitasnya di masa pandemi, kala pesan-pesan berbau mengancam dan bernuansa kekerasan seksual yang terekam darinya mengemuka ke publik. Termasuk laporan pemerkosaan. Semuanya disangkal oleh Armie Hammer. Meski Armie Hammer belum dinyatakan bersalah, dan tidak dipenjara. Ia sempat masuk rehabilitas untuk ketergantungan obat, perilaku kekerasan. Adalah aktor Robert Downey Jr yang membayar biaya rehabilitasi. Karena Armie Hammer kehilangan semua pekerjaannya, begitu isu kekerasan seksual terkait dirinya ramai dibicarakan.
“House of Hammer”, fakta-fakta tentang sisi kelam seorang Armie Hammer akan tayang pada 2 September 2022 di Discovery+.
Sumber: Tabloidbintang


















































































































Komentar Terbaru