UPDATE

ACEH
ACEH

Wakil Dubes Rusia Ketemu Ketua DPRA Saiful Bahri, Ini yang Dibahas

Sebagai salah satu negara adikuasa di dunia, Rusia juga sangat terbuka untuk bekerjasama dengan semua pihak termasuk dengan Indonesia dan juga Aceh. Apalagi menurut Veronika, Rusia sejak dulu memiliki hubungan baik dengan Aceh.

“Dulu kapal-kapal dari Rusia sering lewat dari perairan Selat Malaka,” kisah Veronika.

Hubungan antara Rusia dengan Aceh bahkan dapat dibuktikan dengan keberadaan satu makam pelaut negeri Putin itu di Sabang. Makam perwira angkatan laut Rusia itu hingga kini bahkan dirawat dengan baik.

Rusia juga menaruh perhatian besar dengan peristiwa tsunami di Aceh pada 26 Desember 2004 lalu. Negara itu bahkan turut mengirimkan alat-alat medis dan juga tim kesehatan untuk membantu merawat korban gempa tsunami di Aceh. Dalam musibah tsunami tersebut, Rusia juga turut mengirimkan 200 ribu gandum serta bantuan lainnya untuk Aceh.

“Alat-alat medis itu bahkan ditinggal untuk Aceh, hanya pekerjanya yang kembali ke Rusia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRA Saiful Bahri, menyambut baik atas kunjungan pihak kedutaan besar Rusia ke daerah tersebut. Dia berharap Aceh dapat memanfaatkan peluang-peluang kerjasama yang dibuka Rusia seperti pertukaran pelajar dan hal lainnya.

“Kita sangat mengapresiasi kunjungan ini, kita harap dapat memanfaatkan peluang kerja sama dengan Rusia nantinya,” kata Saiful Bahri.

Disisi lain, politisi Partai Aceh, Ermiadi, berharap Aceh dapat memanfaatkan peluang bekerjasama dengan Rusia. Dia bahkan mengundang Rusia untuk membuka konsulat di Aceh. “Jangan hanya di Sumatera Utara,” katanya.[]

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.