IndonesianArabicEnglishRussianGermanChinese (Simplified)JapaneseTurkish

Mengelak saat Ditanya Pimpinan Sidang, Ferdy Sambo: Siap! Tidak Jendral, Kalau Nembak Kenapa Harus di Rumah

Terdakwa kasu pembunuhan berencana yang menyebabkan meninggalnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Ferdy Sambo. FOTO/Net
Terdakwa kasu pembunuhan berencana yang menyebabkan meninggalnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Ferdy Sambo. FOTO/Net
Bagikan

Bagikan Artikel Ini

atau salin tautannya

BANDA ACEH – Sidang perdana kasus pembunuhan berencana hingga tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J oleh Ferdy Sambo Cs berlangsung hari ini, Senin (17/20/2022) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Pada persidangan perdana itu, dibacakan surat dakwaan yang mengungkapkan berbagai kronologi dari tersangka dan saksi-saksi pembunuhan yang dilakukan Ferdy Sambo dan tersangka lainnya.

BACA JUGA:
Pengamat Sebut Relawan Jokowi Harusnya Sudah Membubarkan Diri

Ferdy Sambo pada pembacaan dakwaan disebut menjadi penembak terakhir di bagian kepala Brigadir J. 

Pada surat dakwaan dirincikan bahwa Bharada Richard Eliezer menembak tiga hingga empat kali di tubuh Brigadir J.

BACA JUGA:
Tren Penerbangan Meningkat, Traveloka Luncurkan Tagline 'Life, Your Way'

Sumber: suara

0
senang
Senang
0
sedih
Sedih
0
marah
Marah
0
waduh
Waduh
0
sakit
Sakit
Mengelak saat Ditanya Pimpinan Sidang, Ferdy Sambo: Siap! Tidak Jendral, Kalau Nembak Kenapa Harus di Rumah
Masuk Login

Log in or create an account now to take advantage of its privileges, and it's completely free!