UPDATE

ACEH
ACEH

Bertemu Pj Wali Kota Sabang, Sekjend FKKS Ingin Satukan Persepsi Bangun Potensi

Pria yang pernah bertugas di unit pelayanan dan perizinan (PTSP) BPKS Sabang itu juga mengungkap, kemungkinan dibukanya terusan Kra sangat menguntungkan bagi Sabang ke depan. Jika terus Kra itu selesai dilakukan, kemungkina besar kapal kapal tidak lagi melintas di semenanjung malaya, tetapi tepat berada di depan perairan teluk Sabang.

“Tentunya kita yang paling diuntungkan dan dapat berperan memenuhi kebutuhan logistik mereka. Jika sekarang basic infrastruktur kita tidak siap, kita akan kehilangan kesempatan yang paling berharga untuk mendapatkan PNBP dalam jumlah besar, sesuatu yang dapat mendatangkan devisa negara yang signifikan, dan selanjutnya dapat berkontribusi terhadap perekonomian nasional,” jelasnya.

Singgung Tentang Pulo Aceh

Syarjani juga menyinggung tentang keberadaan Pulo Aceh dalam kawasan pengembangan BPKS sebagaimana amanat UU 37 tahun 2000. Yang mana, Pulo Aceh masuk dalam kawasan pengembangan BPKS Sabang. Jika BPKS serius mengembangkan Pulo Aceh juga, kata Syarjani, maka bisa menjadi alternatif untuk mengembangkan berbagai jenis usaha sesuai dengan fungsi kawasan.

“Bebagai potensi yang dimiliki harus dapat dioptimalkan, tidak boleh dibiarkan, untuk dapat memberikan animo para pelaku usaha harus ada tindakan konkrit, misalnya ada pelabuhan yang dapat sandar kapal, akses jalan yang nyaman dan dapat di jangkau oleh para pelaku usaha dan siapun yang ingin berkunjung ke Pulo Aceh,” paparnya.

Syarjani juga mendesak agar aset BPKS yang sudah dibangun perlu dioptimalkan, sehingga dapat mendatangkan PNBP, “Dan harus ada dermaga yang nyaman untuk sandar kapal, akan terjadi arus barang dan angkutan penumpang sehingga lama kelamaan akan terjadi peningkatan pendapatan masyarakat yang pada akhirnya Pulo Aceh juga dapat kita kembangkan sesuai dengan potensi yang dimilikinya,” tegasnya.

Bukan itu saja, mantan Kepala PTSP BPKS Sabang itu juga mengharapkan ke depan proses perizinan di Sabang itu cukup satu atap. “Sehingga dapat memberikan pelayanan maksimal dan tidak ada lagi proses perizinan yang mengganggu iklim investasi di kawasan Sabang,” katanya.

Histori dan Wisata Sabang

Terakhir, Syarjani memaparkan tentang histori Sabang yang luar biasa di masa lalu. Ia pun menyebut tentang sejarah Belanda, Jepang dan sekutu pada perang dunia ke 2. Ada banyak benteng dan rumah sakit bawah tanah.

Potensi wisata ini menurutnya terkubur. Karena itu ia menyarankan perlu disajikan kembali dalam bentuk “Historiografi” yang dapat diyakini kebenarannya, sehingga siapapun yang menyampaikan tentang sejarah versinya sama, tidak beda orang beda penyampaiannya.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.