“Jadi perlu riset dan kajian sejarah oleh para ahlinya, dan tentunya ini sangat fantastis jika betul-betul dilakukan, sehingga pariwisata Sabang tidak hanya bergantung pada keindahan alamnya saja,” imbuhnya.
Pj Wali Kota Tertarik
Pj Wali Kota Sabang Reza Fahlevi, tampaknya sangat terkesan dan tertarik dengan pemaparan yang disampaikan oleh Sekjend FKKS, Syarjani. Namun, terkait beberapa rencana dan ide besar yang disampaikan Syarjani, perlu ada kajian lebih mendalan oleh para ahli dan pihak terkait.
Menurut Pj Wali Kota, saat ini banyak infrastruktur yang telah dibangun oleh BPKS, namu beberapa infrastruktur belum digunakan secara optimal. Terkait optimalisasi pelabuhan Balohan, ia juga mengaku sepakat dengan pemaparan FKKS, sehingga ke depan pelayan lebih baik dan mampu mendatangkan keuntungan bagi Sabang dan kawasan sebagaimana harapan masyarakat.
Reza Fahlevi juga meminta kepda FKKS untuk tetap berperan aktif menggemakan kembali wisata sejarah Sabang, dengan cera terus mengeksplorasi potensi wisata sejarah yang ada di Kota Sabang.
“Untuk meningkatkan destinasi wisata di Sabang, kita semua terutama FKKS harus bisa mengaktifkan kembali objek-objek wisata sejarah, terutama benteng-benteng yang ada di Kota Sabang, agar story telling dari wisata sejarah itu bisa menjadi wawasan bagi menarik minat wisatawan berkunjung” kata Reza Fahlevi.
Mantan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Aceh itu pun menyarankan FKKS memberikan kontribusi termasuk mengajak lembaga lain di Sabang untuk membuat pelatihan kepada para guide di Sabang dengan mengkaji kembali sejarah-sejarah yang di Kota Sabang.
Pemaparan dan diskusi itu berlangsung mulai pukul 11.30 WIB hingga pukul 12.30 WIB di ruang rapat Wali Kota Sabang. Kegiatan berlangsung lancar dan penuh keakraban.[]


















































































































Komentar Terbaru